Normalisasi Ciliwung Bikin Retak Jalan dan Rumah Warga

Kamis, 27 Maret 2014 Reporter: Widodo Bogiarto, Suriaman Panjaitan Editor: Widodo Bogiarto 3764

normalisasi_kali_ilustrasi.jpg

(Foto: doc)

Warga yang bermukim di Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen mulai mengeluhkan proyek normalisasi Kali Ciliwung yang saat ini tengah dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pasalnya, akibat proyek itu membuat jalan inspeksi sepanjang dua kilometer yang menghubungkan Jl Kenari I hingga Jl Kramat VII mengalami retak-retak lantaran sering dilewati kendaraan berat.

Tak hanya itu, proyek itu juga membuat dinding rumah warga mengalami keretakan akibat hentakan alat paku bumi untuk mengebor tanah dalam proyek tersebut. "Alat paku bumi kalau sedang difungsikan, getarannya sangat terasa. Akibatnya banyak dinding rumah warga yang mengalami retak-retak," ujar Syarifuddin, warga RT 04/03, Jalan Kenari II, Kelurahan Kenari, Kamis (27/3).

Pria berusia 40 tahun ini berharap, proyek normalisasi Kali Ciliwung segera rampung agar tidak mengganggu kenyamanan warga. "Warga juga meminta pertanggungjawaban agar jalan dan rumah warga yang rusak langsung diperbaiki," pintanya.

Sementara itu, Irwanto (50), warga RT 04/04 yang juga anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kenari mengaku, pihaknya sudah mengajukan surat resmi ke pihak Kecamatan Senen, terkait dampak negatif proyek normalisasi Kali Ciliwung di wilayahnya. "Kami juga sudah sampaikan dalam rapat di kecamatan soal keluhan warga, namun hingga kini belum ada tanggapan," kata Irwanto.

Ia mengaku khawatir, apabila keretakan jalan itu tidak segera diperbaiki akan memakan korban jiwa, khususnya pengendara roda dua yang melintas.  "Sudah sering terjadi kecelakaan, kemarin sore saja tiga pengendara motor yang jatuh di jalan yang retak-retak itu," ungkapnya. 

Wakil Camat Senen, Ichsan Saruri mengaku, sudah mengetahui kondisi di lapangan terkait dampak dari proyek normalisasi sungai tersebut. "Memang ada sejumlah titik jalan yang mengalami keretakan, mulai dari rusak ringan hingga berat. Aspirasi warga sudah kami sampaikan kepada Sudin Pekerjaan Umum (PU) Jalan Jakarta Pusat, namun belum ada balasan," ucapnya.

Ichsan berharap, Sudin PU Jalan Jakarta Pusat segera memperbaiki jalan rusak tersebut karena akses jalan itu merupakan jalur alternatif menuju kawasan Cikini.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 4953

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1257

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1429

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1358

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 552

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks