Warga Nunukan Tewas Tersambar Kereta di Menteng

Jumat, 24 Januari 2014 Reporter: Lopi Kasim Editor: Erikyanri Maulana 4608

tabrak_kereta_rio.jpg

(Foto: doc)

Naas dialami Muhammad Soleh (59), warga Jl Tien Soeharto, Desa Nunukan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur. Usai mengadukan persoalan yang dialaminya di kantor Komnas HAM, korban tewas tertabrak kereta api (KA) di perlintasan KA Jl Latuharhary, Menteng, Jumat (24/1) siang.

Sapri (49), saksi mata menuturkan, peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 11.45. Korban tewas dengan kondisi mengenaskan dimana bagian kepalanya dan kaki kanannya terputus setelah tertabrak KA yang melaju dari arah Manggarai menuju Tanah Abang. Peristiwa itu terjadi tepat di depan kantor Komnas HAM.

Dikatakan Sapri, sebelum kejadian, korban terlihat berjalan kaki menuju masjid untuk menunaikan shalan Jumat. Namun, tiba-tiba dari arah Manggarai meluncur sebuah kereta yang langsung menabrak korban dan terseret hingga sejauh 50 meter.

"Korban sudah diteriaki bahwa ada kereta. Pintu perlintasan pun sudah ditutup dan terdengar bunyi sirine. Tapi korban tetap berjalan tanpa menghiraukan teriakan warga dan bunyi pintu perlintasan yang sudah tertutup," ujar Sapri, Jumat (24/1).

Setelah tertabrak, sambung Sapri, pria itu langsung tewas mengenaskan dengan kndisi mengenaskan dimana bagian kepalanya terputus dan kaki sebelah kanannya juga putus. "Langsung banyak yang mengerumuni. Untungnya ada pos polisi di dekatnya. Polisi yang datang langsung mengumpulkan potongan tubuh korban. Sementara badannya tetap ada di tengah-tengah rel kereta," katanya.

Wakapolsek Menteng, Kompol Nababan mengatakan, korban saat itu hendak menyeberang menuju masjid untuk menunaikan shalat Jumat, setelah sebelumnya menyambangi kantor Komnas HAM untuk mengadukan persoalan yang dihadapinya. "Korban sempat terseret sekitar 50 meter sampai palang pintu kereta, saat itu dia selesai mengadu dari Komnas HAM," kata Nababan.

Selanjutnya, tambah Nababan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSCM. "Langsung kami bawa ke RSCM untuk keperluan otopsi," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2914

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1234

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 496

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1280

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1084

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks