Warga Rusun Pulogebang Rintis Usaha Ekonomi Kreatif

Selasa, 07 Februari 2017 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 15066

Kelompok Sulam Mutiara Rusun Pulogebang Rintis Usaha Ekonomi Kreatif

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Puluhan ibu rumah tangga warga Rumah Susun (Rusun) Pulogebang, Jakarta Timur, mulai merintis usaha ekonomi kreatif. Ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Sulam Mutiara RPG itu, kini sudah mampu menghasilkan sejumlah varian produk handicraft.

Hasil dari menjahit akan dikombinasikan dengan sulam. Dengan begitu produk akan memiliki nilai jual tinggi

Wakil Ketua Bidang Daya Saing Produk, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DKI Jakarta, Irma Gamal Sinurat mengatakan, pihaknya pertama kali datang melakukan pembinaan pada akhir 2016 lalu. Selain memberikan pelatihan menjahit dan sulam, pihaknya juga melakukan pendampingan terhadap ibu-ibu.

"Jadi hasil dari menjahit akan dikombinasikan dengan sulam. Dengan begitu produk akan memiliki nilai jual tinggi," katanya, Selasa (7/2).

Untuk mematangkan hasil produksi,lanjut Irma, pihaknya terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada ibu ibu kelompok sulam ini."Kita akan bantu pemasaran mereka hingga menjangkau usaha retail. Di rusun ini harus ada galeri agar menjadi sentra eknomi kreatif dan desainer atau konsumen lain mudah mengakses," katanya.

Endang Rahmi Ningsih, pendamping kelompok sulam mutiara menambahkan, keseluruhan ada 20 ibu warga rusun yang terlibat kegiatan. Mereka aktif memproduksi di sela-sela kesibukannya sebagai ibu rumah tangga.

"Perlu keuletan dan ketelatenan mendorong mereka. Berbagai teknik menyulam kini sudah dikuasai," ujarnya.

Dengan pelatihan berbagai teknik itu, kini ibu-ibu sudah mampu memproduksi varian produk kerajinan sulam seperti kerudung, taplak meja, bros berenda, bros sulam, jepit rambut, tas, kantong cantik, celemek, pita sutera dan pita satin.

Selain itu, hasil sulaman mereka juga bisa dikombinasikan dengan produk sepatu dan selop perempuan. Rencananya, produk kombinasi itu akan menggandeng usaha sepatu produk warga rusun lainnya.

"Produksi kita untuk taplak dan kerudung bisa 30 serta bros 50 per bulan. Alhamdulillah Desember lalu hingga Januari ini sudah ada yang pesan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
100 Etalase Disiapkan untuk Warga Rusun di Jakut

100 Etalase Disiapkan untuk Warga Rusun di Jakut

Rabu, 01 Februari 2017 4094

DPRD Kabupaten Kudus Pelajari Pemberdayaan Ekonomi di Jaktim

DPRD Kudus Pelajari Pemberdayaan Ekonomi di Jaktim

Kamis, 02 Februari 2017 4413

Warga Rusun Pulogebang Dilatih Membatik

Warga Rusun Pulogebang Dilatih Membatik

Jumat, 02 September 2016 3684

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3494

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1801

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1621

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 969

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 815

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks