Banjir yang tak kunjung surut membuat 50 warga RW 04 dan 07, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, hilang kesabaran. Mereka pun berbondong-bondong mendatangi rumah pompa Jembatan Genit untuk mempertanyakan kinerja petugas yang dinilai jarang mengoperasikan mesin penyedot air.
Ketua RW 07, Kelurahan Kapuk, Imam Cahyo Roso mengatakan, sudah seminggu wilayah dua RW tersebut dan sekitarnya tetap terendam setinggi 60 sentimeter. Akibatnya, sebanyak 1.500 lebih hunian warga terendam.
“Wilayah kami sampai saat ini sudah seminggu tetap saja tergenang hingga sepinggang orang dewasa,” keluh Imam, Kamis (23/1).
Bahkan, katanya pihaknya sudah melaporkannya ke Sudin PU Tata Air Jakarta Barat. Namun, justru dipimpong dengan meminta menanyakan langsung ke petugas jaga rumah pompa. Saat dirinya dan beberapa warga mendatangi rumah pompa, petugas jaga baru mau menghidupkan mesin rumah pompa untuk menyedot air dari Kali Apuran untuk dibuang ke Kali Angke.
“Tapi, setelah kami pergi mesin tersebut kemudian dimatikan dengan alasan yang tidak jelas. Tidak ada gunanya rumah pompa tersebut dibangun untuk menyedot air Kali Apuran ke Kali Angke, kalau kondisinya begini” sesalnya.
Berdasarkan keterangan Erwin (45), salah satu petugas jaga rumah pompa, tak difungsikannya secara maksimal rumah pompa tersebut akibat dari enam mesin yang ada, dua di antaranya mengalami kerusakan.
Alhasil, untuk menyedot air, petugas terpaksa hanya mengoperasikan empat mesin pompa secara bergantian. Namun, hasilnya tidak maksimal. “Kalau mesin rumah pompa tersebut dimaksimalkan wilayah kami tidak terendam setinggi ini. Justru bisa surut karena air di Kali Apuran tidak lagi tinggi,” tandas Imam.
Sayangnya, Kasudin Pekerjaan Umum (PU) Tata Air Jakarta Barat, Pamudji, yang coba dikonfirmasi terkait hal itu, ponselnya tidak aktif.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
3887
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan
Selasa, 03 Februari 2026
453
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
738
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026