Keluarga Korban Kapal Zahro Terus Datangi RS Polri

Senin, 02 Januari 2017 Reporter: Nurito Editor: Andry 3351

Keluarga Korban KM Zuhro Terus Datangi RS Polri

(Foto: Nurito)

Hingga kini, keluarga korban Kapal Zahro Express terus berdatangan ke Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sampai saat ini lima anggota keluarga saya belum ada kabarnya

Para keluarga korban insiden kapal terbakar tersebut ingin mencari tahu keberadaan anggota keluarganya dengan mendatangi gedung Sentra Visum dan Medikolega.

Pantauan beritajakarta.com, sedikitnya ada 30 anggota keluarga korban Kapal Zahro Express yang datang ke RS Polri Kramat Jati. Sebagian dari mereka ada yang membawa berkas dan data berisi identitas anggota keluarganya.

Ayudin (53), salah satu keluarga korban mengaku kehilangan lima anggotanya dalam insiden kapal terbakar ini. Sementara delapan anggota keluarga lainnya berhasil selamat dari musibah tersebut.

"Sampai saat ini lima anggota keluarga saya belum ada kabarnya. Kalau yang delapan orang lainnya sudah diketahui keberadaannya di RS Gatot Subroto dan rumah sakit lainnya," katanya di lokasi, Senin (2/1).

Ia menyebutkan, lima anggota keluarganya yang tewas dalam insiden ini dan belum diketahui keberadaannya terdiri dari Eha Julaeha (65), Yeti (73), Nia (29), Iwan Kurniawan (72) dan Ani Kurnaesih (30).

"Kita menduga lima anggota keluarga kami menjadi bagian dari 20 jenazah yang ada di rumah sakit ini," tuturnya.

Menurut Ayudin, sejak Minggu (31/12) lalu, pihak keluarganya telah mendatangi rumah sakit ini namun tidak mendapat informasi mengenai kondisi lima anggota keluarganya.

"Karena tidak ada kabar, waktu itu kita ke RS Gatot Subroto. Di sana ada dua anggota keluarga kita yang dirawat," ujarnya.

Ayudin mengungkapkan, sesuai permintaan RS Polri, pada hari ini, pihak keluarganya membawa data antemortem untuk mencocokan dengan data 20 jenasah di rumah sakit ini. Data antemortem tersebut meliputi foto copy Kartu Keluarga (KK), surat nikah dan KTP korban.

"Kalau belum ketemu, saya tidak mau pulang. Saya akan tunggu kabar keluarga kita di sini," ucapnya.

Ia menambahkan, sebelum menjadi korban insiden ini, 13 anggota keluarganya yang berasal dari Lembang, Bandung, Jawa Barat menumpang Kapal Zahro Express menjelang malam tahun baru sekitar pukul 23.00.

"Waktu itu kakak saya sempat ajak saya ikut berlibur. Tapi saya menolak dan memilih berlibur ke Ciater, Subang," tandasnya.

BERITA TERKAIT
17 Korban Kapal Zahro di RS Atmajaya Sudah Dipulangkan

17 Korban Kapal Zahro Express di RS Atmajaya Sudah Dipulangkan

Senin, 02 Januari 2017 3861

Tiga Korban Kapal Zahro Masih di Rawat di RSCM

Tiga Korban Kapal Zahro Express Masih Dirawat di RSCM

Senin, 02 Januari 2017 4190

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2886

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1173

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 1063

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1667

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 1663

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks