Senin, 24 Maret 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Widodo Bogiarto
2597
(Foto: doc)
Banyaknya kontur tanah yang tidak rata, membuat beberapa ruas jalan di ibu kota mudah rusak hingga membentuk lubang. Alhasil, ruas jalan itu juga kerap tergenang, terlebih di saat musim penghujan. Sementara, aspal yang berasal dari residu bahan bakar minyak (BBM) Pertamina saat ini kualitasnya rendah. Apalagi jika di atasnya langsung digenangi air atau menanggung tonase berlebih dari kendaraan yang melintas
"Inilah yang membuat banyak program peningkatan jalan dengan betonisasi. Untuk 2014 ini ada 40 ruas jalan di Jakarta Selatan yang akan ditingkatkan dari aspal menjadi beton," ujar Riscal, Kepala Sudin Pekerjaan Umum (PU) Jalan Jakarta Selatan, Senin (24/3).
Ruas-ruas jalan tersebut tersebar di 10 kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Selatan seperti, Jl Hang Jebat II, Jl Bakti, Jl Brawijaya IV dan Jl Cipete di Kebayoran Baru. Lalu, di Jl Kemandoran Pluis di Kebayoran Lama. Kemudian di Jl Sadar, Jl Persahabatan, Jl Batu Belah I di Jagakarsa.
"Ruas jalan ini merupakan program yang diolah berdasarkan masukan musrenbang tahun lalu. Sehingga memang aspirasi masyarakat, terutama jalan yang sering tergenang," tuturnya.
Untuk masalah anggaran, Riscal belum tahu secara pasti jumlah total biaya dalam program betonisasi 40 ruas jalan tersebut. Namun dirinya memastikan memakai bahan yang terbaik untuk jalan beton nantinya. "Kita pakai yang tiga hari kering, jadi pengguna jalan tidak terganggu dalam waktu lama," ucapnya.
Sebagai estimasi, untuk penggunaan bahan dengan kualitas tersebut sekitar Rp 2,3 juta per meter kubik dalam prosesnya. Angka ini selain bahan, sudah termasuk besi-besi dan ongkos pekerja. "Perkiraan kasarnya sekitar Rp 160 miliar. Ini sudah separuh dari anggaran kita secara keseluruhan di 2014 yang sekitar Rp 300 miliar," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
2594
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
733
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
637
Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital