PKL Kota Tua Kembali Menjamur

Rabu, 30 Juli 2014 Reporter: Hendi Kusuma Editor: Widodo Bogiarto 6961

PKL Kembali Marak Di Kota Tua

(Foto: doc)

Kawasan Kota Tua akan semakin sulit menjadi destinasi wisata bertaraf internasional. Penyebabnya yang hingga saat ini belum dapat diatasi adalah keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang membuat kawasan itu kumuh. Masalah ini tidak hanya sekarang, tapi sudah menahun. Penataan PKL yang terkesan gagal berdampak buruk ke seluruh aspek infrastruktur pendukung di kawasan tersebut.

Kawasan Kota Tua makin semrawut dan kumuh karena banyaknya PKL yang berjualan. Harusnya ditata dengan rapi sehingga lebih tertib

Dari pantauan beritajakarta.com, meski sudah berkali-kali ditertibkan, namun keberadaan PKL di Kota Tua terus menjamur. PKL tak hanya menempati area Taman Fatahillah. Tapi, seluruh ruang kosong yang ada di seantero Kota Tua, termasuk trotoar jalan. Seperti di Jl Kali Besar Timur, Jl Kunir, serta di seluruh pintu masuk taman yang dulu dikenal sebagai kluster pedagang resmi. Imbasnya wajah Kota Tua makin semrawut dan arus lalu lintas di kawasan itu menjadi tersendat.

"Kawasan Kota Tua makin semrawut dan kumuh karena banyaknya PKL yang berjualan. Harusnya ditata dengan rapi sehingga lebih tertib," ujar Sumiyati (34), wisatawan Kota Tua asal Nganjuk, Rabu (30/7).

Berdasarkan data Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, pertumbuhan PKL di lokasi itu mencapai 200 persen. Dari total 260 pedagang binaan yang terdata sejak Agustus 2013, jumlahnya kini mencapai lebih dari 700 pedagang.

Camat Tamansari, Paris Limbong mengatakan, pihaknya rutin menggelar penertiban dengan mengerahkan sebanyak 30 petugas gabungan. Penertiban dilakukan di seputar kawasan Kota Tua, mulai dari Jl Lada, Pintu Besar Utara, depan Stasiun Kota, depan Bank BNI, Bank Mandiri, dan lainnya.

“Semua, baik gerobak maupun lapak yang kami tertibkan dan angkut ke truk merupakan pedagang makanan dan minuman. Tindakan itu kami lakukan karena keberadaan PKL, selain membuat kawasan Kota Tua jadi tampak semrawut juga membuat jalan-jalan di kawasan tempat mereka mangkal jadi rawan kemacetan,” ujar Paris

BERITA TERKAIT
berdasarkan pantauan beritajakarta.com sejak pagi hingga jelang sore dilokasi, banyak turis yang ber

Kota Tua Ramai Dikunjungi Turis Asing

Selasa, 29 Juli 2014 10901

50 Gerobal PKL di Kawasan Kota Tua Diangkut Petugas

50 PKL Kota Tua Ditertibkan

Selasa, 17 Juni 2014 4066

kota tua banyak pkl

PKL Marak, Revitalisasi Kota Tua Sulit Terwujud

Senin, 02 Juni 2014 4642

Atas keindahan kawasan yang dulu bernama Batavia Lama atau Oud Batavia ini, pada Abad ke-16 para pel

Kota Tua, Miniatur Eropa di Asia Tenggara

Minggu, 01 Juni 2014 160029

anggaran ilustrasi

Aset Negara di Ibu Kota Harus Diurus Pemprov DKI

Selasa, 22 Juli 2014 4750

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3200

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 736

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 641

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1405

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1018

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks