DKI Anggarkan Rp 5 Triliun untuk Beli 4.000 Bus Baru

Sabtu, 25 Januari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Erikyanri Maulana 3559

uang_rupiah_istimewa.jpg

(Foto: doc)

Upaya meningkatkan pelayanan angkutan umum terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Rencananya, tahun ini Pemprov DKI akan membeli 1.000 unit bus Transjakarta dan 3.000 bus sedang. Dana yang dianggarkan pun cukup fantastis, yakni mencapai Rp 5 triliun.

Hal ini dilakukan agar pengguna kendaraan pribadi beralih menggunakan angkutan umum sehingga diharapkan mampu mengurai kemacetan di ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, tahun ini akan dibeli sebanyak 4.000 bus baru. Ribuan bus tersebut akan menggantikan bus-bus yang sudah tak laik jalan. "Tahun ini, kita akan beli 1.000 bus Transjakarta dan bus sedangnya 3.000," ujar Jokowi usai meresmikan peluncuran APTB jurusan Kalideres-Cikarang di Halte Busway Slipi Petamburan, Jumat, (24/1).

Dikatakan Jokowi, pihaknya akan terus menambah jumlah bus Transjakarta secara bertahap. Penambahan akan terus dilakukan hingga akhirnya memenuhi keperluan warga Jakarta dan sekitarnya. "Terus tambah 30 unit tiap minggu. Sampai Februari ada 400-an rampung. Kemudian baru bus sedang masuk juga," kata Jokowi.

Mantan Walikota Surakarta ini mengaku, dengan penambahan bus, para penumpang bisa merasa aman dan nyaman. Pihaknya juga akan akan melakukan peremajaan armada bus setiap lima tahun sekali. Ia pun meminta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) DKI agar terus melakukan perawatan bus tersebut secara berkala.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Udar Pristono menambahkan, setelah Perda APBD 2014 disahkan, pihaknya akan memulai pengadaan bus baru mulai bulan April mendatang. Pengadaan bus baru sendiri akan dilakukan dengan menggunakan sistem e-katalog. "April kita mulai pembeliannya menggunakan e-catalog agar lebih cepat," kata Pristono.

Adapun total anggaran yang disiapkan untuk membeli ribuan bus baru itu mencapai sebesar Rp 4-5 triliun. Dana untuk pembelian bus tersebut telah disetujui oleh DPRD DKI. "Anggarannya Rp 4-5 trilun," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis, Jadi 211 RW

Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis

Rabu, 06 Mei 2026 1118

Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 974

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 911

Pajak Kendaraan listrik jati

Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih

Selasa, 05 Mei 2026 702

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1259

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks