140 PMKS di Jakut Terjaring Razia

Senin, 03 Oktober 2016 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 3915

140 PMKS di Jakut Terjaring Razia

(Foto: Ilustrasi)

Selama periode September 2016, Suku Dinas Sosial Jakarta Utara sedikitnya telah menjaring 140 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di wilayahnya.

129 PMKS kita kirim ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II dan sisanya ke PSBI Kedoya,

Kepala Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Widia Rusiana merinci, 140 PMKS yang terjaring terdiri dari 28 pengamen, 26 gelandangan, 26 psikotik, 25 pengemis, 10 orang terlantar, 10 pemulung. Sisanya juru parkir (jukir) liar, lansia, anak jalanan, dan waria.

"129 PMKS kita kirim ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II dan sisanya ke PSBI Kedoya," katanya, Senin (3/10).

Ia menuturkan, penjangkauan PMKS tersebut berawal dari laporan masyarakat dan temuan petugas di lapangan. Adapun titik rawan PMKS di wilayahnya di antaranya Simpang Mambo, Lagoa Koja, Jembatan Dua di Penjaringan dan Terminal Tanjung Priok.

BERITA TERKAIT
Enam PMKS Terjaring Razia di Kolong Fly Over Grogol

Enam PMKS Terjaring Razia di Kolong Flyover Grogol

Selasa, 27 September 2016 4260

 413 P3S Siap Amankan PMKS Selama Penyelanggaraan Tafisa

413 Petugas P3S Jaga Area Pelaksanaan Tafisa Dari PMKS

Senin, 03 Oktober 2016 5291

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3132

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1746

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 667

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1341

Dwi Rio Sambodo ketua pansus agraria ist

Pansus Reforma Agraria Matangkan Penyerahan Sertifikat Tanah Warga

Sabtu, 19 September 2026 561

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks