Pembangunan WTP Taman Hutan Kota Penjaringan Dimulai

Kamis, 15 September 2016 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Budhi Firmansyah Surapati 8875

Water Treatment Plant Dibangun di Pejagalan

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Pembangunan sarana pengolahan air bersih atau Water Treatment Plant (WTP) di Taman Hutan Kota Penjaringan, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, dimulai. Ditargetkan, pembangunan rampung dalam waktu 1,5 tahun.

Target pengerjaan pembangunan WTP ini kurang lebih selama 1,5 tahun. Nanti hasil kualitas air akan jauh lebih baik karena kita akan menggandeng partner yang memiliki pengalaman

Diharapkan, WTP dapat mengurangi defisit kebutuhan warga DKI Jakarta yang mencapai 3.800-9.000 liter pedetik. Nantinya pengelolaan dilakukan oleh anak perusahaan Jakpro, PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP).

Direktur Utama PT Jakarta Utilitas Propertindo, Chairul Hakim mengatakan, WTP akan memanfaatkan air dari Kanal Banjir Barat (KBB) sebagai sumber air baku. Dengan pengoperasian WTP, diharap dapat mengurangi defisit kebutuhan air bersih warga DKI hingga 500 liter per detik.

“Target pengerjaan pembangunan WTP ini kurang lebih selama 1,5 tahun. Nanti hasil kualitas air akan jauh lebih baik karena kita akan menggandeng partner yang memiliki pengalaman,” ujarnya, saat peletakan batu pertama pembangunan WTP, Kamis (15/9).

Menurut Chairul, nilai investasi dari pembangunan WTP Taman Hutan Kota Penjaringan ini sebesar Rp 113 Miliar. Pengerjaannya dilakukan dalam dua tahap, yakni bisa memproduksi 200 liter detik pada kurun waktu sembilan bulan pertama dan tambahan pasokan 300 liter per detik untuk enam bulan berikutnya.

“Juni 2017 kita sudah bisa produksi 200 liter dan pada akhir Desember seluruh infrastruktur yang ada sudah siap pada kapasitas total 500 liter per detik," sambungnya.

Air hasil pengolahan akan dipasok ke pipa induk PT Palyja. Nantinya permeter kubik air dihargai Rp 2.650.

Direktur Utama PAM Jaya, Erlan Hidayat mengatakan, selain WTP yang akan dibangun, sudah ada tujuh WTP yang sudah berdiri di Jakarta, yakni WTP Buaran I, Buaran II, Pejompongan I, Pejompongan II, Taman Kota, Cilandak dan Pulogadung.

Menurutnya, tambahan pasokan air bersih 500 liter per detik akan didistribusikan Palyja dengan cakupan 45 ribu sambungan baru yang diutamakan ke wilayah Jakarta Barat seperti Jelambar dan Daan Mogot. Sedangkan di wilayah Jakarta Utara, ke daerah Pejagalan, Kapuk Muara dan Penjaringan.

“Kami harapkan dengan WTP ini, sumber air baku bersih untuk kebutuhan warga dan industri, semakin terpenuhi. Selain itu juga dapat mengurangi kasus pencurian air dan penurunan permukaan air tanah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
DKI Segera Bangun Water Treatment Plant di KBB

DKI Segera Bangun Water Treatment Plant di KBB

Rabu, 25 Mei 2016 6334

       DKI Usaha Maksimal untuk Dapat WTP

DKI Usaha Maksimal untuk Dapat WTP

Selasa, 22 Maret 2016 5977

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7152

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4839

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2527

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2553

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1222

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks