Pembangunan WTP Taman Hutan Kota Penjaringan Dimulai

Kamis, 15 September 2016 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Budhi Firmansyah Surapati 8496

Water Treatment Plant Dibangun di Pejagalan

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Pembangunan sarana pengolahan air bersih atau Water Treatment Plant (WTP) di Taman Hutan Kota Penjaringan, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, dimulai. Ditargetkan, pembangunan rampung dalam waktu 1,5 tahun.

Target pengerjaan pembangunan WTP ini kurang lebih selama 1,5 tahun. Nanti hasil kualitas air akan jauh lebih baik karena kita akan menggandeng partner yang memiliki pengalaman

Diharapkan, WTP dapat mengurangi defisit kebutuhan warga DKI Jakarta yang mencapai 3.800-9.000 liter pedetik. Nantinya pengelolaan dilakukan oleh anak perusahaan Jakpro, PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP).

Direktur Utama PT Jakarta Utilitas Propertindo, Chairul Hakim mengatakan, WTP akan memanfaatkan air dari Kanal Banjir Barat (KBB) sebagai sumber air baku. Dengan pengoperasian WTP, diharap dapat mengurangi defisit kebutuhan air bersih warga DKI hingga 500 liter per detik.

“Target pengerjaan pembangunan WTP ini kurang lebih selama 1,5 tahun. Nanti hasil kualitas air akan jauh lebih baik karena kita akan menggandeng partner yang memiliki pengalaman,” ujarnya, saat peletakan batu pertama pembangunan WTP, Kamis (15/9).

Menurut Chairul, nilai investasi dari pembangunan WTP Taman Hutan Kota Penjaringan ini sebesar Rp 113 Miliar. Pengerjaannya dilakukan dalam dua tahap, yakni bisa memproduksi 200 liter detik pada kurun waktu sembilan bulan pertama dan tambahan pasokan 300 liter per detik untuk enam bulan berikutnya.

“Juni 2017 kita sudah bisa produksi 200 liter dan pada akhir Desember seluruh infrastruktur yang ada sudah siap pada kapasitas total 500 liter per detik," sambungnya.

Air hasil pengolahan akan dipasok ke pipa induk PT Palyja. Nantinya permeter kubik air dihargai Rp 2.650.

Direktur Utama PAM Jaya, Erlan Hidayat mengatakan, selain WTP yang akan dibangun, sudah ada tujuh WTP yang sudah berdiri di Jakarta, yakni WTP Buaran I, Buaran II, Pejompongan I, Pejompongan II, Taman Kota, Cilandak dan Pulogadung.

Menurutnya, tambahan pasokan air bersih 500 liter per detik akan didistribusikan Palyja dengan cakupan 45 ribu sambungan baru yang diutamakan ke wilayah Jakarta Barat seperti Jelambar dan Daan Mogot. Sedangkan di wilayah Jakarta Utara, ke daerah Pejagalan, Kapuk Muara dan Penjaringan.

“Kami harapkan dengan WTP ini, sumber air baku bersih untuk kebutuhan warga dan industri, semakin terpenuhi. Selain itu juga dapat mengurangi kasus pencurian air dan penurunan permukaan air tanah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
DKI Segera Bangun Water Treatment Plant di KBB

DKI Segera Bangun Water Treatment Plant di KBB

Rabu, 25 Mei 2016 5960

       DKI Usaha Maksimal untuk Dapat WTP

DKI Usaha Maksimal untuk Dapat WTP

Selasa, 22 Maret 2016 5775

BERITA POPULER
Transjakarta Pastikan Seluruh Layanan Kembali Normal

Transjakarta Pastikan Seluruh Layanan Kembali Normal

Minggu, 25 Januari 2026 2540

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1174

Petugas Dishub mengangkut motor yang parkir liar di depan Pasar Cipulir

Sudinhub Jaksel Tindak Parkir Liar di Jalan Ciledug Raya

Rabu, 28 Januari 2026 593

Cuaca berawan menaungi wilayah Jakarta hari ini

Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

Senin, 26 Januari 2026 1000

Pengendara motor mengenakan jas hujan melintas di jalan saat cuaca hujan

Hujan Bakal Basahi Jakarta Hari Ini

Rabu, 28 Januari 2026 655

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks