Pelayanan Kependudukan di Kelurahan Pulogebang Dikeluhkan

Selasa, 06 September 2016 Reporter: Nurito Editor: Budhi Firmansyah Surapati 7996

Pelayanan Kependudukan di Pulogebang Dikeluhkan Warga

(Foto: Nurito)

Pelayanan administrasi kependudukan di Kelurahan Pulogebang, Cakung, dikeluhkan. Selain penanganannya lambat, pejabat terkait juga jarang ada di tempat. Sehingga warga harus bolak balik ke kantor kelurahan.

Kita akan lihat dulu kasusnya seperti apa. Yang pasti akan kita tindaklanjuti

Pantauan di lapangan, Selasa (6/9), puluhan warga mengantre hingga ke teras dan parkiran. Mereka bergabung dengan warga yang akan mengurus perizinan di kantor PTSP kelurahan.

Suminah (51), warga RT 02/01 Pulogebang, mengaku sudah dua hari bolak balik ke kantor kelurahan untuk mengurus pembuatan e-KTP namun belum dilayani. Meski persyaratan sudah lengkap dan berkas dimasukkan ke loket pelayanan, namun ia harus menunggu lantaran berkas belum ditandatangani kepala seksi kependudukan di kelurahan.

“Saya sudah dua hari bolak balik ke sini, cuma mau minta tanda tangan kepala seksi kependudukan, susahnya minta ampun. Orangnya tidak ada terus,” ujarnya, Selasa (6/9).

Ia berharap pengurusan administrasi kependudukan tidak bertele-tele sehingga tidak ada warga yang dirugikan.

Keluhan juga disampaikan warga lainnya, Uni (40). Ia mengaku sudah seminggu mengurus surat pindah adiknya Doni Rahmat (28) ke Padang, Sumatera Barat. Masalahnya sama, tinggal menunggu tanda tangan kepala seksi kependudukan yang jarang ada di tempat.

“Berkas sudah lengkap dan diajukan seminggu yang lalu. Tapi sampai sekarang belum diketik-ketik juga oleh petugasnya. Capek juga bolak balik,” keluhnya.

Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Pulogebang, Lolita Damayanti mengatakan, pelayanan lambat karena alat perekaman e-KTP sering ngadat. Selain itu, jumlah warga yang mengantre juga terlalu banyak, padahal tempat pelayanan administrasi kependudukan ini sangat sempit dan petugas hanya ada tiga orang.

Bahkan, karena banyaknya pemohon maka setiap pukul 02.00 loket pendaftaran sudah ditutup. Sehingga sekitar pukul 17.00 pelayanan dapat selesai ditangani. Mereka yang tidak tertangani dianjurkan untuk datang keesokan harinya.

“Mesin perekaman sering ngadat, sehingga antrean menjadi panjang. Sementara petugas kami juga sangat minim hanya tiga orang. Idealnya perlu penambahan alat dan SDM agar pelayanan ke warga cepat,” katanya.

Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Timur, Ahmad Fauzi mengaku baru mendapat informasi tersebut. Ia mengaku akan mengirim petugas untuk mengecek kondisi alat.

"Kita akan lihat dulu kasusnya seperti apa. Yang pasti akan kita tindaklanjuti," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 25 Persen Penghuni Rusun Tipar Cakung Miliki Mobil

Parkir Kendaraan Penghuni Rusun Griya Tipar Cakung Dikeluhkan

Rabu, 24 Agustus 2016 13113

Layanan KTP Elektronik Diserbu Warga

Layanan E-KTP Diserbu Warga

Minggu, 04 September 2016 5696

Cetak E-KTP di Kelurahan Kelapa Gading Timur Hanya Tiga Menit

Cetak E-KTP di Kelapa Gading Timur Hanya 3 Menit

Sabtu, 27 Agustus 2016 9213

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 36153

6.Akses masuk kawasan wisata Ancol gratis sambut HUT Jakarta

Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Kamis, 05 November 2026 18965

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5251

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3892

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 2675

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks