Toko Pengedar Obat Kedaluwarsa akan Ditutup

Selasa, 06 September 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Budhi Firmansyah Surapati 4290

PD Pasar Jaya Akan Tutup Toko Pengedar Obat Kedaluarsa

(Foto: doc)

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PD Pasar Jaya memastikan akan menutup Toko Mamar Guci di lantai dasar Pasar Pramuka, jika pemilik toko terbukti menjual obat kedaluwarsa.

Jika memang terbukti bersalah dari keterangan resmi polisi kami bisa tutup tempat usahanya

Sanksi tegas diberikan untuk memberikan efek jera agar pedagang lainnya tidak berbuat hal serupa.

Humas PD Pasar Jaya, Gatra Vaganza mengatakan, untuk menutup toko, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Kepolisian. Jika sudah ada keterangan resmi dari Kepolisian, pihaknya segera menindaklanjuti.

"Saat ini tersangka sudah dibawa oleh polisi. Jika memang terbukti bersalah dari keterangan resmi polisi kami bisa tutup tempat usahanya," kata Gatra, Selasa (6/9).

Selain menutup toko, pihaknya juga akan melakukan pembatalan kontrak tempat usaha. Tujuannya untuk memberikan efek jera kepada pedagang.

"Dengan tindakan tegas yang kami lakukan dapat memberikan efek jera agar tidak berulang," tegasnya.

Ke depan, pihaknya menggandeng Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan pemeriksaan secara berkala. Selain itu PD Pasar Jaya juga akan menggandeng BPOM untuk memberikan pelatihan kepada pedagang terkait obat-obat palsu.

"Sejauh ini memang sinergi dengan BPOM yang sering kami lakukan. Kami juga akan melakukan tindakan tegas kepada pedagang lain yang terbukti melakukan pelanggaran," ujarnya.

Seperti diketahui Polda Metro Jaya mengamankan M (41), pemilik Toko Mamar Guci di lantai dasar Pasar Pramuka karena menjual obat-obatan kedaluwarsa. Pemilik mengaku menghapus tanggal obat-obatan kedaluwarsa itu, kemudian menjualnya kembali.

Adapun obat kedaluwarsa yang dijual kembali antara lain flavin untuk alergi, sohobal untuk pelancar darah, scopamin plusobat untuk sakit perut, zincare dan lodia untuk diare, forbetes dan padonil untuk obat diabetes serta lipitor untuk kolesterol.

Kemudian, acran obat maag, cindala untuk antibiotik, mersikol untuk obat nyeri tulang, biosanbe untuk vitamin zat besi, imudator vitamin untuk daya tahan tubuh, serta nutrichol untuk vitamin.

BERITA TERKAIT
Pedagang Obat Palsu di Pasar Jaya akan Disanksi

Pedagang Obat Palsu di Pasar Jaya akan Disanksi

Jumat, 02 September 2016 3924

25 Jemaah Haji Asal Jakarta Dirawat Inap di Arab Saudi

Stok Obat untuk Jemaah Haji DKI Aman

Minggu, 04 September 2016 4797

Sepakat Berantas Obat dan Pangan Ilegas, Pemprov DKI dan BPOM RI Tandatangani PKS

Pemprov-BPOM DKI Perketat Pengawasan Obat dan Pangan

Kamis, 01 September 2016 2922

BERITA POPULER
Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1597

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1155

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 1122

Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 743

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1513

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks