Toko Pengedar Obat Kedaluwarsa akan Ditutup

Selasa, 06 September 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Budhi Firmansyah Surapati 4260

PD Pasar Jaya Akan Tutup Toko Pengedar Obat Kedaluarsa

(Foto: doc)

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PD Pasar Jaya memastikan akan menutup Toko Mamar Guci di lantai dasar Pasar Pramuka, jika pemilik toko terbukti menjual obat kedaluwarsa.

Jika memang terbukti bersalah dari keterangan resmi polisi kami bisa tutup tempat usahanya

Sanksi tegas diberikan untuk memberikan efek jera agar pedagang lainnya tidak berbuat hal serupa.

Humas PD Pasar Jaya, Gatra Vaganza mengatakan, untuk menutup toko, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Kepolisian. Jika sudah ada keterangan resmi dari Kepolisian, pihaknya segera menindaklanjuti.

"Saat ini tersangka sudah dibawa oleh polisi. Jika memang terbukti bersalah dari keterangan resmi polisi kami bisa tutup tempat usahanya," kata Gatra, Selasa (6/9).

Selain menutup toko, pihaknya juga akan melakukan pembatalan kontrak tempat usaha. Tujuannya untuk memberikan efek jera kepada pedagang.

"Dengan tindakan tegas yang kami lakukan dapat memberikan efek jera agar tidak berulang," tegasnya.

Ke depan, pihaknya menggandeng Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan pemeriksaan secara berkala. Selain itu PD Pasar Jaya juga akan menggandeng BPOM untuk memberikan pelatihan kepada pedagang terkait obat-obat palsu.

"Sejauh ini memang sinergi dengan BPOM yang sering kami lakukan. Kami juga akan melakukan tindakan tegas kepada pedagang lain yang terbukti melakukan pelanggaran," ujarnya.

Seperti diketahui Polda Metro Jaya mengamankan M (41), pemilik Toko Mamar Guci di lantai dasar Pasar Pramuka karena menjual obat-obatan kedaluwarsa. Pemilik mengaku menghapus tanggal obat-obatan kedaluwarsa itu, kemudian menjualnya kembali.

Adapun obat kedaluwarsa yang dijual kembali antara lain flavin untuk alergi, sohobal untuk pelancar darah, scopamin plusobat untuk sakit perut, zincare dan lodia untuk diare, forbetes dan padonil untuk obat diabetes serta lipitor untuk kolesterol.

Kemudian, acran obat maag, cindala untuk antibiotik, mersikol untuk obat nyeri tulang, biosanbe untuk vitamin zat besi, imudator vitamin untuk daya tahan tubuh, serta nutrichol untuk vitamin.

BERITA TERKAIT
Pedagang Obat Palsu di Pasar Jaya akan Disanksi

Pedagang Obat Palsu di Pasar Jaya akan Disanksi

Jumat, 02 September 2016 3893

25 Jemaah Haji Asal Jakarta Dirawat Inap di Arab Saudi

Stok Obat untuk Jemaah Haji DKI Aman

Minggu, 04 September 2016 4755

Sepakat Berantas Obat dan Pangan Ilegas, Pemprov DKI dan BPOM RI Tandatangani PKS

Pemprov-BPOM DKI Perketat Pengawasan Obat dan Pangan

Kamis, 01 September 2016 2896

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 13001

Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 3999

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 1664

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 1047

IMG 20260812 WA0088

Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 1605

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks