Toko Pengedar Obat Kedaluwarsa akan Ditutup

Selasa, 06 September 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Budhi Firmansyah Surapati 4085

PD Pasar Jaya Akan Tutup Toko Pengedar Obat Kedaluarsa

(Foto: doc)

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PD Pasar Jaya memastikan akan menutup Toko Mamar Guci di lantai dasar Pasar Pramuka, jika pemilik toko terbukti menjual obat kedaluwarsa.

Jika memang terbukti bersalah dari keterangan resmi polisi kami bisa tutup tempat usahanya

Sanksi tegas diberikan untuk memberikan efek jera agar pedagang lainnya tidak berbuat hal serupa.

Humas PD Pasar Jaya, Gatra Vaganza mengatakan, untuk menutup toko, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Kepolisian. Jika sudah ada keterangan resmi dari Kepolisian, pihaknya segera menindaklanjuti.

"Saat ini tersangka sudah dibawa oleh polisi. Jika memang terbukti bersalah dari keterangan resmi polisi kami bisa tutup tempat usahanya," kata Gatra, Selasa (6/9).

Selain menutup toko, pihaknya juga akan melakukan pembatalan kontrak tempat usaha. Tujuannya untuk memberikan efek jera kepada pedagang.

"Dengan tindakan tegas yang kami lakukan dapat memberikan efek jera agar tidak berulang," tegasnya.

Ke depan, pihaknya menggandeng Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan pemeriksaan secara berkala. Selain itu PD Pasar Jaya juga akan menggandeng BPOM untuk memberikan pelatihan kepada pedagang terkait obat-obat palsu.

"Sejauh ini memang sinergi dengan BPOM yang sering kami lakukan. Kami juga akan melakukan tindakan tegas kepada pedagang lain yang terbukti melakukan pelanggaran," ujarnya.

Seperti diketahui Polda Metro Jaya mengamankan M (41), pemilik Toko Mamar Guci di lantai dasar Pasar Pramuka karena menjual obat-obatan kedaluwarsa. Pemilik mengaku menghapus tanggal obat-obatan kedaluwarsa itu, kemudian menjualnya kembali.

Adapun obat kedaluwarsa yang dijual kembali antara lain flavin untuk alergi, sohobal untuk pelancar darah, scopamin plusobat untuk sakit perut, zincare dan lodia untuk diare, forbetes dan padonil untuk obat diabetes serta lipitor untuk kolesterol.

Kemudian, acran obat maag, cindala untuk antibiotik, mersikol untuk obat nyeri tulang, biosanbe untuk vitamin zat besi, imudator vitamin untuk daya tahan tubuh, serta nutrichol untuk vitamin.

BERITA TERKAIT
Pedagang Obat Palsu di Pasar Jaya akan Disanksi

Pedagang Obat Palsu di Pasar Jaya akan Disanksi

Jumat, 02 September 2016 3703

25 Jemaah Haji Asal Jakarta Dirawat Inap di Arab Saudi

Stok Obat untuk Jemaah Haji DKI Aman

Minggu, 04 September 2016 4605

Sepakat Berantas Obat dan Pangan Ilegas, Pemprov DKI dan BPOM RI Tandatangani PKS

Pemprov-BPOM DKI Perketat Pengawasan Obat dan Pangan

Kamis, 01 September 2016 2748

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 5979

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 968

Imlek glodok jati

Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna

Selasa, 03 Februari 2026 790

IMG 20260203 191714

Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

Selasa, 03 Februari 2026 771

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1327

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks