Tanggul Kali Ciliwung di Kebon Baru Tidak Jebol

Rabu, 22 Januari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Erikyanri Maulana 3172

jokowi_kebon_baru_yossy.jpg

(Foto: doc)

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo memastikan tanggul Kali Ciliwung di Jl H, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet tidak jebol. Karena tingginya volume air menyebabkan turap tersebut tergerus hingga aliran kali tersebut melimpas dan merendam pemukiman warga.

Setidaknya sebanyak 8.000 jiwa terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam banjir akibat limpasan tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo pun sempat meninjau lokasi turap di Kali Ciliwung tersebut. Setibanya di lokasi, tanpa pikir pinjang, Jokowi langsung membuka sepatu, menggulung celana dan menaiki perahu karet meninjau lokasi. Tampak Walikota Jakarta Selatan Syamsuddin Noor dan Kepala Dinas PU DKI Manggas Rudi Siahaan tampak mendampingi Jokowi. Usai meninjau lokasi turap yang tergerus, Jokowi dan rombongakn kemudian mendatangi lokasi pengungsian di SDN 11 Tebet.

Jokowi kemudian menyerahkan bantuan seperti, sembako, selimut, buku tulis dan lain sebagai kepada para pengungsi. "Airnya melimpas hingga meluap bukan jebol. Karena tanggulnya kurang tinggi dan airnya sangat banyak," ujar Jokowi di sela-sela kunjungannya di Kebon Baru, Tebet, Rabu (22/1).

Orang nomor satu di ibu kota ini pun berjanji segera mendatangkan karung berisi pasir agar air tidak kembali meluap. "Nanti kalau surut segera ditahan menggunakan karung berisi pasir agar tidak meluap kembali," kata Jokowi.

Lurah Kebon Baru, Bambang Suhada mengatakan, 40 RT dan 6 RW terendam banjir akibat limpasan dari turap tersebut. Sedangkan jumlah pengungsi mencapai 8.000 jiwa. Posko pengungsian pun telah disiapkan dengan enam dapur umum.

Diakui Bambang, dirinya mendapatkan laporan dari penjaga pintu air, bahwa turap jebol sekitar pukul 22.30 Selasa (21/1) malam. Namun pihaknya belum bisa memastikan karena saat itu karena kondisinya gelap dan air terus meluap. "Tapi setelah ditinjau pagi harinya, ternyata turap tidak jebol melainkan hanya terkikis sekitar 50 meter. Tapi air nya memang sudah melebihi turap sehingga air melimpas," kata Bambang.

Ia menyebutkan, di lokasi tersebut terdapat sebanyak enam pompa. Namun dalam kondisi seperti ini, pompa-pompa tersebut tidak bisa ginunakan karena ikut terendam. Posko pengungsian yang disediakan yakni di SDN 11 dan SDN 05 Tebet, Masjid Azahra, Kantor Kelurahan Kebon Baru, dan Gudang Peluru.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2980

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1407

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 539

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1295

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1106

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks