Basuki Apresiasi Ujicoba ERP

Rabu, 16 Juli 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 3755

Plt Gubernur Basuki Tjahaja Purnama

(Foto: doc)

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memberikan apresiasi atas pelaksanaan uji coba jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) yang dilakukan pada Selasa (15/7) kemarin. Selanjutnya Pemprov DKI Jakarta akan menyiapkan fasilitas pendukung, seperti bus tingkat gratis.

Kita mau ada ERP, sebagai kompensasi kan bukan mau uang sebetulnya, tapi cuma mau atur volume kendaraan. Makanya kami akan memberikan bus tingkat gratis tiap 10 menit lewat

"Sudah dilaporkan pada saya tadi pagi, bahwa sudah bagus bisa mendeteksi kendaraan yang lewat berapa. Ini sudah bagus banget," kata Basuki di Balaikota, Rabu (16/7).

Dikatakan Basuki, pihaknya akan segera mengusulkan kepada DPRD DKI Jakarta untuk pembelian bus tingkat. Bus tersebut akan digunakan sebagai fasilitas penunjang dengan penerapan ERP ini. "Kita mau usulkan untuk beli bus tingkat gratis, karena nanti saya ingin ERP diterapkan, motor tidak bisa lewat," ujar mantan anggota DPRD Belitung Timur ini.

Menurut Ahok, sapaan akrabnya, penerapan jalan berbayar ini tujuan utamanya bukanlah untuk mendapatkan uang. Melainkan untuk mengurai kendaraan, dengan cara mengatur volume kendaraan di ruas jalan tertentu. "Kita mau ada ERP, sebagai kompensasi kan bukan mau uang sebetulnya, tapi cuma mau atur volume kendaraan. Makanya kami akan memberikan bus tingkat gratis tiap 10 menit lewat," janjinya.

Rencananya Pemprov DKI akan membeli sebanyak 50 bus tingkat untuk bisa mengakomodir pengendara yang beralih ke angkutan umum. Pembelian bus akan dilakukan melalui e-catalog. "Jadi kalau Anda merasa mahal, ya kamu parkir mobil kamu. Kita sudah kasihkan bus tingkat," katanya.

Untuk tarif ERP sendiri, Pemprov DKI masih belum menentukannya. Diperkirakan tarifnya mencapai RP 30 ribu hingga Rp 100 ribu. Hal itu dilakukan agar pengendara yang melintas merasa terbebani dan beralih ke angkutan umum.

Dengan sistem ERP ini, lanjut Ahok, pengendara tidak bisa bermain curang. Pasalnya akan ada 40 gerbang ERP yang dipasang untuk menangkap kendaraan yang masuk dari sisi tengah. Bagi kendaraan yang tidak memiliki perangkat On Board Unit (OBU) dan nekat masuk ke jalur ERP maka akan dikenakan sanksi tilang hingga pemblokiran STNK.

Direktur Marketing PT Alitha Praya Mitra yang merupakan partner lokal dari Kapsch AG Swedia, selaku pelaksana teknis uji coba ERP di Jl Sudirman, Nia Djamhur mengatakan, dalam pelaksanaan uji coba pada hari pertama adalah untuk mengetahui koneksi gantry (gate entry) dengan back end system (sistem terakhir) dapat terintegrasi dengan OBU yang terpasang di kendaraan bermotor.

Menurut Nia selama ujicoba dilakukan sistem tersebut mampu menangkap bentuk kendaraan, plat number dan OBU dari kendaraan yang melintasi gantry ERP. "Semuanya berjalan dengan baik. Bentuk kendaraan, plat number dan OBU dapat dicapture dengan baik. Alhamdulillah uji coba berhasil dijalankan," ujarnya.

Namun, diakui Nia, masih banyak kekurangan yang ditemukan saat uji coba kemarin. Salah satunya adalah gambar yang diterima di ruang kontrol masih kurang bersih. Tidak hanya itu, sistem dan kamera juga masih belum bisa membaca atau menangkap plat number atau plat nomor kendaraan. Karena, sudah banyak plat nomor kendaraan yang dimodifikasi pemilik kendaraan, atau sengaja dibengkokkan dan lain sebagainya.

"Plat nomor kendaraan kan dicatat otomatis. Tidak ada yang manual. Yang harus dilakukan bagaimana plat nomor kendaraan itu terekam dengan jelas. Itu tantangannya. Karena banyak yang dimodifikasi, dibengkokkan. Kondisi ini sangat disadari oleh dinas dan polisi. Plat nomor macam-macam modelnya," paparnya.

BERITA TERKAIT
Gerbang ERP Masuki Tahap Tes Tanah

Gerbang ERP Masuki Tahap Tes Tanah

Kamis, 29 Mei 2014 5454

ERP GPS

Ahok Tolak ERP dengan Teknologi GPS

Rabu, 02 Juli 2014 5981

palang erp erna

ERP Siap Diuji Coba 15 Juli

Jumat, 04 Juli 2014 5211

Ujicoba ERP Akan di Laksanakan Pertengahan Juli 2014

Hari Ini, Sistem ERP Mulai Diuji Coba

Selasa, 15 Juli 2014 3653

Dilewati Bus Besar, Warga Keluhkan Kemacetan Jl Bugis

Uji Coba ERP Sebabkan Kemacetan

Rabu, 16 Juli 2014 3807

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9245

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3213

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3634

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1930

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1496

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks