Rabu, 26 Maret 2014
Reporter: Budhi Firmansyah Surapati
Editor: Agustian Anas
2629
(Foto: doc)
Sebanyak sembilan orang yang diduga pelaku perdagangan manusia (human trafficking) diamankan, saat aparat Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok bekerjasama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menggerebek sebuah ruko di Muara Baru Centre, Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, Selasa (25/3) malam.
Selain mengamakan 9 pengurus penampungan penyalur tenaga kerja milik Yayasan Bina Jasa Mina (BJM), aparat juga mengamankan sebanyak 23 orang dan satu anak yang diduga sebagai korban trafficking. Selama ini, yayasan tersebut menyalurkan tenaga kerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) ke beberapa kapal nelayan.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris Wirdanto Hadicaksono mengatakan, penggerebekan dilakukan setelah Selasa (25/3) siang menerima laporan dari masyarakat yang mengaku kehilangan anaknya, yakni Muhamad Alwi (15) dan Nur Arifin (23).
Setelah dilakukan penelusuran, diketahui keduanya berada di salah satu yayasan penyalur tenaga kerja di ruko Muara Baru Center, Pelabuhan Muara Baru.
"Kita pun langsung tindaklanjuti laporan warga dengan melakukan penelusuran di lapangan serta menyambangi ruko tersebut. Ternyata benar, anak yang dilaporkan hilang ada sana," katanya, Rabu (26/3).
Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Asep Adi Saputra, mengatakan yayasan tersebut diketahui tidak memiliki izin. “Kita Masih melakukan pemeriksaan dan penyidikan lebih mendalam terkait kasus ini. Yayasan ini merekrut orang untuk dipekerjakan sebagai ABK kapal nelayan. Ada 9 pengurus yayasan sedang kita periksa, mereka diduga melakukan pelanggaran UU Tenaga Kerja dan UU Perlindungan Anak,” ungkapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
885
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
806
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1182
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga