Warga Laporkan Pengeroyokan di Kantor Kelurahan Kebon Pala

Senin, 25 Juli 2016 Reporter: Nurito Editor: Budhi Firmansyah Surapati 6435

 Dituduh Mencuri, Remaja Dihakimi di Kantor Kelurahan

(Foto: Nurito)

Yayan Nuryawati (62), warga Jalan Cakrawala no 22, RT 01/10, Kebon Pala, Kecamatan Makasar, melaporkan tindakan pengeroyokan yang dialami anaknya, Mohammad Andi Rahman atau Ukay (32), di kantor Kelurahan Kebon Pala. Diduga, Ukay dikeroyok massa lantaran dituduh mencuri motor di parkiran kantor kelurahan tersebut.

Anak saya tidak salah, kenapa harus babak belur dikeroyok di kantor kelurahan

Dari informasi yang dihimpun, kejadian pengeroyokan berawal saat Ukay singgah di halaman kantor kelurahan, Sabtu (16/7) sekitar pukul 09.00. Kemudian, saat hendak pulang, ia kesulitan membuka kunci motor miliknya, Honda Supra Fit bernopol B 6394 SKU.

Nahas, warga sekitar mengiranya hendak mencuri motor dan meneriaki maling. Karena panik, ia terjatuh saat lari dikejar massa. Setelah terjatuh, korban diseret ke halaman parkir kantor kelurahan.

Di sana Ukay diikat di pagar taman dan disiksa puluhan massa. Bahkan, masa sempat hendak membakar lelaki yang sedikit mengalami gangguan mental itu, namun dicegah tokoh masyarakat setempat. Meski begitu, korban sudah babak belur dan kepalanya bocor sehingga harus dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan medis.

Yayan Nuryanawati (62), ibunda korban mengaku tak terima dan menuntut keadilan atas kejadian ini. Karenanya, ia bersama suami, Olas Koeswendi (63) langsung melaporkan kasus yang menimpa anaknya ke Polsek Makasar. Dalam laporan nomor 101/K/VII;2016/Sek.Mks, dilaporkan kasus pengeroyokan yang menimpa anaknya.

"Anak saya tidak salah, kenapa harus babak belur dikeroyok di kantor kelurahan. Padahal kan itu anak mau ambil motornya sendiri," kata Yayan, Senin (25/7).

Akibat luka yang diderita, Ukay sempat dirawat selama tiga hari, yakni dari Sabtu (16/7) hingga Senin (18/7). Selama dirawat biayanya ditanggung BPJS Kesehatan.

Lurah Kebon Pala, Sigit Darmanto, sejauh ini belum dapat dikonfirmasi. Beberapa kali dihubungi melalui ponsel dan SMS tidak memberikan jawaban. Demikian halnya saat ditemui di kantornya, tidak ada di tempat.

Sekretaris Kelurahan Kebon Pala, Ari Yanto membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat kejadian ia sedang libur di rumah.

"Kita berupaya cegah tapi massa banyak, sehingga petugas piket kewalahan. Kita tidak dilatih melindungi kerumunan massa, ya kejadian itu akhirnya terjadi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Petugas Dishubtrans Babak Belur Dikeroyok Sopir Metromini

Petugas Dishubtrans Babak Belur Dikeroyok Sopir Metromini

Kamis, 17 Desember 2015 9038

Pengemudi Ojek Online Keroyok Sopir Taksi di Perempatan Tomang

Pengemudi Ojek Online Keroyok Sopir Taksi di Perempatan Tomang

Selasa, 22 Maret 2016 6061

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 7008

600 Substrat Karang Dilepas di Perairan Pulau Pari anita

2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

Selasa, 23 Juni 2026 418

Gub upacara hut 499 jakarta rezap

Menuju Usia Lima Abad, Pramono Minta Masyarakat Jaga Optimisme untuk Jakarta

Senin, 22 Juni 2026 523

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Akmal Malik rezap

HUT ke-499 Jakarta, Kemendagri Apresiasi Stabilitas Ekonomi dan Harmoni Sosial

Senin, 22 Juni 2026 499

Gebyar seni budaya setubabakan nur

Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

Sabtu, 20 Juni 2026 672

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks