DKI Selidiki Kerusakan Pompa Waduk Pluit

Rabu, 13 Juli 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Budhi Firmansyah Surapati 2398

DKI Selidiki Kerusakan Pompa Waduk Pluit

(Foto: Reza Hapiz)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku akan menyelidiki matinya empat pompa di Waduk Pluit. Kerusakan harus segera diperbaiki, karena Jakarta sangat bergantung dengan Waduk Pluit.

Belum swakelola, masih tanggung jawab dari operator. Solusinya mesti kami selidiki, audit kenapa bisa rusak

"Kami lagi cek, itu pompa msh ada yang kontrak lama dengan pembuat pompanya dulu. Mungkin dia nggak dapat proyek lagi, saya nggak tau maunya apa. Kami lagi selidiki," ucap Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/7).

Menurut Basuki, sebagian pompa di Waduk Pluit masih tanggung jawab dari operator. Karena masih ada waktu untuk perawatan dari operator.

"Belum swakelola, masih tanggung jawab dari operator. Solusinya mesti kami selidiki, audit kenapa bisa rusak," ujarnya.

Kerusakan yang terjadi kali ini, bukan kesalahan aliran listrik dari PLN. Pompa tidak dapat berfungsi disebabkan matinya travo yang mengalirkan litrik ke pompa.

"Bukan dari PLN-nya sekarang, tapi dari arah travo ke pompanya yang mati. Nah mesti cek, masa kabel doang mati lewat tanah, tinggal tarik keatas juga bisa, tinggal beli," katanya.

Basuki menuturkan saat ini Jakarta sangat bergantung dengan Waduk Pluit. Karena sebagian besar aliran dari Kanal Banjir Barat (KBB) mengalir ke Waduk Pluit. Sehingga jika ada pompa yang tidak berfungsi, dikhawatirkan tidak akan maksimal kegunaannya.

"Ada empat pompa mati, sekarang kan semua air dibuang ke Waduk Pluit, supaya beban banjir Kanal Barat nggak berat. Kami nggak mau terulang kasus Latuharhari. Air semua kalau nggak ada pompa tenggelem Jakarta kalau hujan," tegasnya.

Untuk diketahui empat dari 10 mesin pompa di Waduk Pluit tidak berfungsi. Keempatnya berada di rumah pompa aliran tengah, sedangkan enam pompa di rumah pompa aliran barat dan timur berfungsi dengan normal.

Kerusakan sudah terjadi beberapa bulan terakhir ini. Pompa aliran tengah berkemampuan 4,3 meter kubik per detik. Kemampuan pompa ini lebih rendah dari pompa di sisi timur yang mencapai lima meter kubik per detik atau di sisi barat yang mencapai enam meter kubik per detik.

BERITA TERKAIT
Jelang Buka Puasa, Taman Waduk Pluit Ramai dikunjung Masyarakat

Taman Waduk Pluit Dipenuhi Warga Jelang Buka Puasa

Jumat, 10 Juni 2016 8408

DKI Tambah 2 Genset di Rumah Pompa Waduk Pluit

DKI Tambah 2 Genset di Rumah Pompa Waduk Pluit

Senin, 19 Oktober 2015 4651

Perbaikan Pompa Waduk Pluit Dikebut

Perbaikan Pompa Waduk Pluit Dikebut

Kamis, 08 Oktober 2015 4252

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 4206

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 655

IMG 20260203 191714

Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

Selasa, 03 Februari 2026 470

Transjabodetabek blokM rezap

Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Diluncurkan Pekan Depan

Selasa, 03 Februari 2026 461

Imlek glodok jati

Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna

Selasa, 03 Februari 2026 454

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks