DKI Selidiki Kerusakan Pompa Waduk Pluit

Rabu, 13 Juli 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Budhi Firmansyah Surapati 2511

DKI Selidiki Kerusakan Pompa Waduk Pluit

(Foto: Reza Hapiz)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku akan menyelidiki matinya empat pompa di Waduk Pluit. Kerusakan harus segera diperbaiki, karena Jakarta sangat bergantung dengan Waduk Pluit.

Belum swakelola, masih tanggung jawab dari operator. Solusinya mesti kami selidiki, audit kenapa bisa rusak

"Kami lagi cek, itu pompa msh ada yang kontrak lama dengan pembuat pompanya dulu. Mungkin dia nggak dapat proyek lagi, saya nggak tau maunya apa. Kami lagi selidiki," ucap Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/7).

Menurut Basuki, sebagian pompa di Waduk Pluit masih tanggung jawab dari operator. Karena masih ada waktu untuk perawatan dari operator.

"Belum swakelola, masih tanggung jawab dari operator. Solusinya mesti kami selidiki, audit kenapa bisa rusak," ujarnya.

Kerusakan yang terjadi kali ini, bukan kesalahan aliran listrik dari PLN. Pompa tidak dapat berfungsi disebabkan matinya travo yang mengalirkan litrik ke pompa.

"Bukan dari PLN-nya sekarang, tapi dari arah travo ke pompanya yang mati. Nah mesti cek, masa kabel doang mati lewat tanah, tinggal tarik keatas juga bisa, tinggal beli," katanya.

Basuki menuturkan saat ini Jakarta sangat bergantung dengan Waduk Pluit. Karena sebagian besar aliran dari Kanal Banjir Barat (KBB) mengalir ke Waduk Pluit. Sehingga jika ada pompa yang tidak berfungsi, dikhawatirkan tidak akan maksimal kegunaannya.

"Ada empat pompa mati, sekarang kan semua air dibuang ke Waduk Pluit, supaya beban banjir Kanal Barat nggak berat. Kami nggak mau terulang kasus Latuharhari. Air semua kalau nggak ada pompa tenggelem Jakarta kalau hujan," tegasnya.

Untuk diketahui empat dari 10 mesin pompa di Waduk Pluit tidak berfungsi. Keempatnya berada di rumah pompa aliran tengah, sedangkan enam pompa di rumah pompa aliran barat dan timur berfungsi dengan normal.

Kerusakan sudah terjadi beberapa bulan terakhir ini. Pompa aliran tengah berkemampuan 4,3 meter kubik per detik. Kemampuan pompa ini lebih rendah dari pompa di sisi timur yang mencapai lima meter kubik per detik atau di sisi barat yang mencapai enam meter kubik per detik.

BERITA TERKAIT
Jelang Buka Puasa, Taman Waduk Pluit Ramai dikunjung Masyarakat

Taman Waduk Pluit Dipenuhi Warga Jelang Buka Puasa

Jumat, 10 Juni 2016 8637

DKI Tambah 2 Genset di Rumah Pompa Waduk Pluit

DKI Tambah 2 Genset di Rumah Pompa Waduk Pluit

Senin, 19 Oktober 2015 4857

Perbaikan Pompa Waduk Pluit Dikebut

Perbaikan Pompa Waduk Pluit Dikebut

Kamis, 08 Oktober 2015 4416

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5714

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1570

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1485

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1441

Gubernur pramono haul habaib otoy

Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

Jumat, 19 Juni 2026 461

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks