Ibu Hamil Melahirkan di Pengungsian

Senin, 20 Januari 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Dunih 3628

melahirkan_di_pengungsian_moan.jpg

(Foto: doc)

Musibah banjir tidak selamanya menjadi duka. Kebahagiaan justru dirasakan pasangan suami istri (pasutri) Dede (37) dan Yuli (35), warga RT 04/08, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Yuli yang tengah mengungsi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10 Pagi, Tegal Alur, bersama suaminya, sekitar pukul 19.00 melahirkan bayi perempuan dalam kondisi selamat.

Dede, sang suami yang bekerja sebagai karyawan pabrik mengaku, istrinya memang sudah waktunya melahirkan dengan usia kandungan sembilan bulan. Namun, karena kondisi rumahnya terendam air setinggi satu meter lebih, sejak Jumat (17/1) terpaksa ia membawa istrinya mengungsi.

Menurutnya, sebelum melahirkan dua hari sebelumnya, istrinya sudah sering mengeluh mulas. Namun, karena akses jalan ke bidan dan rumah sakit sulit, membuatnya istrinya tetap bertahan di pengungsian.

“Minggu (19/1) sore ternyata mulasnya semakin menjadi hingga terpaksa oleh petugas kelurahan didatangkan bidan untuk mengecek, dan ternyata sudah waktunya untuk melahirkan. Syukurnya sekitar pukul 19.00 istri saya melahirkan dengan selamat dengan berat bayi 3,2 kilogram dan tinggi 51 sentimeter. Saat ini istri dan anak saya dalam kondisi sehat,” ujar Dede, Senin (20/1).

Dede mengaku, bayi mungilnya telah diberi nama, Syifa Maulida. Nama itu merupakan pemberian Camat Kalideres, Achmad Ya’la, di mana Syifa  berarti sehat dan Maulida, anak yang lahir di bulan maulid (bulan kelahiran nabi).

“Saya bersyukur bayi dan ibunya kini dalam kondisi sehat, meski saat ini kami rawat di tempat pengungsian. Bayi tersebut merupakan anak ketiga saya,” terang Dede.

Lurah Tegal Alur, Anik Sulastri menuturkan, pada hari yang sama di tempat pengungsian SDN 10 Pagi, Tegal Alur, juga terdapat dua ibu yang melahirkan. Namun, ibu satunya harus dicesar oleh petugas RSUD Cengkareng. “Kedua ibu yang melahirkan dan bayinya saat ini dalam kondisi sehat,” jelasnya.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis, Jadi 211 RW

Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis

Rabu, 06 Mei 2026 1172

Gubernur pramono kartini rezap

Pramono Sebut Perempuan Jadi Ujung Tombak Kemajuan Jakarta

Kamis, 07 Mei 2026 521

Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 1002

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 926

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1289

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks