21 Lapak PKL di Jl Menteng Dibongkar

Kamis, 23 Juni 2016 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Andry 3344

21 Lapak di Kebon Sirih di Tertibkan

(Foto: Rudi Hermawan)

Puluhan lapak pedagang kaki lima (PK) di sepanjang Jalan Menteng, RW 07, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat ditertibkan. Penertiban dilakukan karena lapak tersebut berdiri atas saluran air.

Ada 21 lapak makanan dan minuman yang dibongkar

Camat Menteng Dedi Arif Darsono mengatakan, sebelum ditertibkan, para pedagang yang menggelar lapak di lokasi telah diberi imbauan dan sosialisasi. Karena tidak diindahkan, lapak-lapak itu akhirnya dibongkar paksa petugas di lapangan..

"Ada 21 lapak makanan dan minuman yang dibongkar," katanya, Kamis (23/6).

Dedi menuturkan, usai dibongkar, pihaknya menaruh belasan pot tanaman di lokasi. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah para pedagang kembali berjualan.

"Selanjutnya saluran air akan dibersihkan Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
25 Lapak PKL di Tanah Abang Ditertibkan

25 Lapak PKL di Tanah Abang Ditertibkan

Senin, 20 Juni 2016 4420

 23 Lapak PKL di Tambora Ditertibkan

23 Lapak PKL di Tambora Ditertibkan

Jumat, 17 Juni 2016 6834

DKI akan Pidanakan Oknum RW Sewakan Lapak

DKI akan Pidanakan Oknum RW Sewakan Lapak

Selasa, 21 Juni 2016 5460

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9274

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3233

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3659

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1949

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1518

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks