Harga Bawang Merah di Pasar Induk Kramat Jati Turun

Rabu, 15 Juni 2016 Reporter: Nurito Editor: Andry 5755

Di Pasar Induk Kramat Jati, Harga Bawang Merah Mulai Menurun

(Foto: Nurito)

Setelah sempat melonjak tajam, harga bawang merah di Pasar Induk, Kramat Jati, Jakarta Timur mulai menurun. Kondisi ini terjadi karena pasokan bawang dari daerah cukup stabil sehingga harga komoditi itu anjlok menjadi Rp 7.000-8.000 per kilogram.

Saat ini harga bawang sedang turun. Minggu kemarin memang sempat naik karena pasokannya sedikit

Nainggolan (46), salah seorang pedagang bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati mengatakan, sejak tiga hari lalu harga bawang merah super mengalami penurunan dari Rp 33.500 menjadi Rp 28.000-30.000 perkilogram. Begitu pula dengan harga bawang standar, turun dari Rp 25.000 menjadi Rp 22.000 per kologram.

"Saat ini harga bawang sedang turun. Minggu kemarin memang sempat naik karena pasokannya sedikit. Kalau sekarang banyak lagi," katanya, Rabu (15/6).

Ia memprediksi, harga bawang merah akan mengalami kenaikan pada pekan depan. Sebab, menjelang Lebaran, permintaan pasar cenderung tinggi.

"Kondisi ini sudah menjadi siklus tahunan setiap jelang Lebaran," ujarnya.

Sementara itu, Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Nurman Adhi membenarkan harga bawang

merah secara umum sudah mulai turun dari Rp 35.000 per kilogram pada pekan lalu, menjadi RP 25.000 per kilogram.

"Harga bawang turun sekitar empat persen. Karena daerah pemasuk sedang panen. Seperti di Brebes, Weleri, Majalengka, Patrol dan Lumajang," tuturnya.

Nurman mengungkapkan, pasokan bawang merah yang masuk ke Pasar Induk saat ini sekitar 61 ton atau menurun 22 persen dibandingkan pekan lalu sebanya 78 ton. Penurunan pasokan lebih disebabkan karena pedagang mengurangi permintaan.

BERITA TERKAIT
Perdagangan Lesu, Harga Bawang Putih Masih Tinggi

Harga Bawang Putih Masih Tinggi

Kamis, 21 Januari 2016 4650

 Awal Tahun Baru, Harga Cabe Masih Melambung Tinggi

Awal Tahun, Harga Cabai Masih Tinggi

Senin, 04 Januari 2016 5335

BERITA POPULER
Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis, Jadi 211 RW

Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis

Rabu, 06 Mei 2026 1176

Gubernur pramono kartini rezap

Pramono Sebut Perempuan Jadi Ujung Tombak Kemajuan Jakarta

Kamis, 07 Mei 2026 529

Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 1005

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 926

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1292

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks