Sebagian Besar Air Sungai di DKI Tercemar

Jumat, 20 Mei 2016 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Rio Sandiputra 9942

Sebagian Besar Air Sungai di DKI Tercemar

(Foto: Ilustrasi)

Warga DKI Jakarta diminta tidak mengkonsumsi air sungai yang ada di Ibukota. Sebab sebagian besar air di aliran sungai sudah tercemar limbah.

Kualitas airnya rata-rata memiliki status antara cemar ringan hingga cemar berat. Sudah dilakukan tes di delapan sungai

Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta, Junaedi mengatakan, pihaknya telah melakukan pemantauan delapan sungai di DKI. Dan dari hasil penelitian, terdapat pencemaran ringan hingga berat.

"Kualitas airnya rata-rata memiliki status antara cemar ringan hingga cemar berat. Sudah dilakukan tes di delapan sungai," ujar Junaedi, Jumat (20/5).

‎

Menurutnya, dari 80 persen penyebab tercemarnya sungai merupakan limbah rumah tangga. Sedangkan sisanya berasal dari sejumlah usaha yang membuang limbahnya langsung ke dalam sungai.

‎

"Sekarang sedang proses lelang untuk kita pantau lagi sebanyak lima sungai sisanya," katanya.

Adapun data sejumlah sungai yang tercemar antara lain Sungai Ciliwung beberapa parameter telah melebihi baku mutu seperti phosphat, detergent dan organic. Sementara berdasarkan indeks pencemaran Sungai Ciliwung memiliki status antara cemar ringan hingga cemar Berat. Untuk  Sungai Cipinang berdasarkan pemantauan Tahun 2015, Semua parameter kimia seperti phospat, detergent, organic, BOD serta COD telah melebihi baku mutu dengan indeks pencemaran Sungai Cipinang memiliki status antara cemar sedang hinnga cemar berat

‎

Sedangkan untuk Sungai Angke, semua parameter kimia juga sdh melebihi baku mutu dan indeks pencemaran antara cemar ringan hingga cemar berat. Untuk Sungai Mookervart, semua parameter kimia juga sdh melebihi baku mutu dan indeks pencemaran antara cemar sedang hingga cemar berat.

Untuk Sungai Grogol pada beberapa titik pantau di hulu yaitu di Lebak bulus dan Radio Dalam semua parameter kimia masih memenuhi baku mutu. Namun memasuki daerah titik tengah hingga hilir yaitu di daerah Palmerah hingga hilir di Pluit semua parameter kimia telah melebihi baku mutu dan Indeks pencemaran antara cemar ringan hingga cemar berat. Sementara Sungai Sunter, pada semua titik pantau baik hulu maupun hilir semua parameter kimia telah melebihi baku mutu, sedangkan indeks pencemaran antara cemar sedang hingga cemar berat.

BERITA TERKAIT
Pembersihan Sungai Dilakukan Swakelola Sejak 2013

Pembersihan Sungai Dilakukan Swakelola Sejak 2013

Jumat, 20 Mei 2016 2703

Pengelolaan Limbah Restoran di Jl Woltermonginsidi Buruk

Pengelolaan Limbah Restoran di Jl Woltermonginsidi Buruk

Rabu, 11 Mei 2016 5808

Wali Kota Diminta Telusuri Pencemaran Limbah di Ciliwung

Wali Kota Diminta Telusuri Pencemaran Limbah di Ciliwung

Rabu, 18 Mei 2016 4652

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7160

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4849

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3031

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2579

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1274

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks