Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membantah kabar yang menyebutkan ketinggian air di Waduk Pluit berada pada status siaga 1. Sebab untuk waduk tidak menggunakan status siaga karena kondisinya berbeda dengan sungai.
"Broadcast ada kesalahan, sudah diperbaiki. Minggu lalu juga bilang siaga 1 tapi ternyata aman. Jadi tidak benar Waduk Pluit siaga 1," kata Edy, Jumat (17/1).
Dikatakan Edy, kondisi Waduk Pluit masih dibilang aman, karena ketinggian air mencapai -10cm. Dinyatakan berbahaya jika ketinggian air mencapai +40 cm. Karena maksimal batasan menampung air hanya +50 cm saja. "Untuk pompa Pluit, tidak mengenal siaga lagi. Mereka aman sampai +50, tapi itu sudah mendekati waspada. Sekarang pompa Pluit masih terus bekerja," katanya.
Dikatakan Edy, pengerukan Waduk Pluit juga sangat berpengaruh dengan berkurangnya titik banjir. Karena sebagian sedimen telah dikeruk. "Ini juga berkat dampak pengerukan waduk dan efektif," ucapnya.
Saat ini, pihaknya masih mewaspadai ketinggian air di pintu air Depok yang berada pada posisi siaga 2. Diperkirakan enam jam lagi air akan menggenangi pemukiman warga. Setidaknya ada delapan Kelurahan yang perlu diwaspadai, diantaranya yakni Rawajati, Cililitan, dan Kampung Pulo.
"Semoga tidak hujan, tidak ada tanggul jebol. Selain sudah upaya penuh, kita perlu bantu pakai doa. Jadi satu dua hari sudah surut. Hari ini memang sudah puncaknya hujan. Setelah ini berangsur lebih rendah hujannya. Kalau banjir utara karena rob," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu
Jumat, 30 Oktober 2026
7137
Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global
Sabtu, 31 Oktober 2026
4828
Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng
Senin, 02 November 2026
2247
Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap
Jumat, 30 Oktober 2026
2517
5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT