Honor Meningkat, Kakek Sanin Semangat Bersihkan Jakarta

Sabtu, 21 Juni 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Dunih 4950

petugas kebersihan nyapu

(Foto: doc)

Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta ke-487 tahun ini, menjadi sangat istimewa bagi Kakek Sanin (60), dan rekan-rekan lainnya yang tergabung sebagai Petugas Harian Lepas (PHL) Dinas Kebersihan DKI Jakarta. Dengan peningkatan honor dari Rp 900 ribu per bulan menjadi Rp 2,4 juta per bulan yang diterimanya sejak beberapa bulan terakhir membuatnya makin semangat membersihkan sampah yang berserakan di ibu kota.

Sekarang lebih enak, dulu sebulan kita digaji cuma Rp 900 ribu per bulan

Di Jakarta Utara sendiri setiap harinya menghasilkan sampah hingga 1.400 ton. Sampah-sampah inilah yang kemudian disapu bersih Sanin dan rekannya dari pukul 05.00 pagi hingga pukul 16.00 sore. Tak peduli hari libur, Sanin yang biasa bertugas menyapu di Jalan Sindang Terusan, Jakarta Utara, memang tidak pernah absen membersihkan jalan. Usianya yang makin senja, dan kulitnya yang makin keriput tidak membuatnya malas-malasan membersihkan wajah ibu kota tercinta dari sampah dan debu jalanan.

"Sekarang lebih enak, dulu sebulan kita digaji cuma Rp 900 ribu per bulan," ujarnya, Sabtu (21/6).

Menurut warga RT 08/13, Kebon Bawang, Tanjung Priok, tersebut peningkatan honor yang didapat sangat membantunya untuk membiayai kehidupan sehari-hari. Terlebih, dia juga masih mempunyai anak bungsu berusia 12 tahun yang masih menjadi tanggungjawabnya. Itu belum termasuk biaya sewa rumah sebesar Rp 500 ribu.

"Sekarang istri saya bisa masak rutin setiap hari. Saya kasih antara Rp 20-30 ribu per hari," jelasnya.

Namun demikian, kakek yang telah melakoni pekerjaan sejak 5 tahun terakhir ini mengakui jika budaya warga membuang sampah di tempatnya masih rendah.

"Setiap hari bisa sampai delapan karung sampah saya kumpulkan. Yang banyak sampah dari masyarakat seperti plastik dan botol. Yang lainnya paling dedaunan atau debu," katanya.

Petugas kebersihan lainnya, Dainah (50), mengaku tetap bekerja membersihkan Jalan Yos Sudarso di hari jadi Jakarta ini. Warga RT 14/13, Warakas, ini tetap gembira bekerja walau tidak memiliki hari libur.

"Paling hambatan kita ini kalau hujan atau macet. Kalau jalan lagi macet malah gak bisa nyapu," ucapnya.

Walaupun Jakarta masih kerap mengalami kemacetan, menurut wanita yang sudah 8 tahun bekerja menyapu jalan ini, sudah ada peningkatan penataan kota. Dirasakannya sejak beberapa tahun belakangan, Jakarta lebih teratur.

"Apalagi sekarang kita pekerja kecil lebih diperhatikan. Kalau dulu gaji kita gak sampai Rp 1 juta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
sampah_monas_ilstrasi_7.jpg

600 Petugas Siap Bersihkan Sampah di JNF

Sabtu, 21 Juni 2014 4894

bazis bagikan bantuan kepada petugas kebersihan

867 Petugas Kebersihan Dapat Santunan

Rabu, 04 Juni 2014 3609

tps ciliwung

Gagal Raih Adipura, Lurah Susan Gelar Operasi Yustisi

Senin, 16 Juni 2014 4801

buang sampah ke kali

Buang Sampah Sembarangan, 3 Warga Ditindak

Sabtu, 21 Juni 2014 7867

Dinas Kebersihan DKI Jakarta akan memberikan peralatan standar keamanan dan keselamatan kerja yang s

Petugas Kebersihan Akan Dilengkapi Alat Keselamatan

Minggu, 20 April 2014 21129

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2505

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1203

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 964

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 509

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 406

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks