Basuki Sayangkan Sebagian Rusun Dihuni Kelas Menengah

Kamis, 28 April 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Budhi Firmansyah Surapati 5686

Nelayan Jual Belikan Rusun Kapuk Muara

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, Rumah Susun (Rusun) Kapuk Muara, Penjaringan, sejak awal diperuntukan bagi nelayan. Namun karena era sebelumnya pengawasan kurang maksimal, nelayan memperjualbelikan rusun yang diterimanya. 

Sampai hampir seluruh rumah susun di Jakarta, seperti di Pondok Kopi dimanapun itu diduduki oleh kelas menengah sebetulnya

"Kapuk Muara itu sebenarnya untuk nelayan itu sejak zaman Bang Yos (Sutiyoso). Warga yang direlokasi merupakan nelayan dari Angke, kareta Kali Angke dibersihkan waktu itu, jadi dipindahkan ke sana. Tapi apa yang terjadi? saat itu mungkin mereka jual, lalu ada yang beli," kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/4). 

Tidak hanya di Rusun Kapuk Muara, beberapa rusun lainnya juga terjadi hal serupa, seperti di Rusun Pondok Kopi. Sehingga rusun justru ditempati oleh masyarakat kalangan menengah. Padahal semula rusun tersebut diperuntukan bagi masyarakat kelas bawah. 

"Sampai hampir seluruh rumah susun di Jakarta, seperti di Pondok Kopi dimanapun itu diduduki oleh kelas menengah sebetulnya," ujar Basuki. 

Saat ini, Basuki tengah berusaha untuk membenahi keadaan tersebut. Karena sebagian penghuni Rusun Kapuk Muara memiliki kendaraan pribadi, pihaknya sempat menerapkan tarif parkir per jam di areal parkiran rusun. 

"Makanya itu kami benahi. Dengan cara, mobilnya kami kenakan parkir per jam. Makanya beberapa mulai pindah. Saat pindah mereka masih mau jual, pas jual kami sita. Jadi yang tinggal yang betul betul nggak mampu," katanya. 

Agar hal serupa tak terulang lagi, pihaknya telah menerapkan sistem non tunai dalam pembayaran retribusi setiap hari. Pihaknya juga bekerja sama dengan Bank DKI untuk mengunci penguhuni rusun. 

"Kami gunakan debit bank, kalau dia main sama Bank DKI nggak akan bisa. Makanya saya ingin semuanya jadi satu. itu inti Jakarta One," tegasnya.

Selain itu, setiap unit rusun ditempel stiker dengan identitas penghuni. Sehingga setiap tetangga juga bisa mengetahui siapa yang menempati unit sebelahnya dan turut melakukan pengawasan. 

"Jadi saya ingin mereka foto, kaya tanggung renteng. Beberapa mulai jalan sekarang, seperti di Jatinegara. Kalau tetangga kamu pindah, kamu nggak mau lapor ke kami semua diusir," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Petugas Berhasil

Warga Rusun Muara Angke Diberikan Pelatihan Kebakaran

Selasa, 06 Oktober 2015 6823

Rusun Kapuk Muara Banyak Diperjualbelikan

Rusun Kapuk Muara Diduga Banyak Diperjualbelikan

Rabu, 27 April 2016 7171

 Rusun Kapuk Muara Masih Didominasi Penghuni Bermobil

Rusun Kapuk Muara Masih Didominasi Penghuni Bermobil

Rabu, 27 April 2016 6576

50 Persen Penghuni Rusun Marunda Pendatang

Sebagian Penghuni Rusun Kapuk Muara Diduga Ilegal

Rabu, 27 April 2016 5755

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9267

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3231

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3654

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1947

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1515

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks