Anak-anak Manusia Perahu Betah Tinggal di Rusun

Selasa, 26 April 2016 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Budhi Firmansyah Surapati 17452

Anak-anak Manusia Perahu Betah Tinggal di Rusun

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Warga eks Pasar Ikan yang sempat bertahan di perahu atau biasa disebut manusia perahu, sejak pekan lalu sudah menempati unit Rumah Susun (Rusun) Kapuk Muara, Penjaringan. Walau sebagian mengaku masih harus beradaptasi dengan lingkungan baru, justru anak-anak manusia perahu merasa betah tinggal di tempat relokasi. 

Kalau anak-anak saya dan anak-anak abang sudah betah main di rusun. Karena kondisinya yang nyaman dan aman untuk anak-anak bermain

Muhammad (35) salah seorang warga eks Pasar Ikan yang direlokasi ke Rusun Kapuk Muara, mengaku sudah menempati unit rusunnya sejak pekan lalu. Ia bersama istrinya, Amamah (22) dan dua anaknya, Rizki Abadilah (7) serta Erma Nuraisah (3), tinggal di Blok A lantai 2 No 03. Diakuinya, secara perlahan masih mengangkut barang-baranya dari Pasar Ikan.

"Kami sudah tidur di rusun dua hari ini. Ini masih dalam tahap adaptasi," ujarnya, Selasa (26/4)

Tidak dipungkiri Muhammad, kedua anaknya sudah mulai nyaman tinggal di rusun. Selain areal bermain yang luas, mereka banyak mendapat teman sesama anak penghuni lainnya.

"Kalau anak-anak saya dan anak-anak abang sudah betah main di rusun. Karena kondisinya yang nyaman dan aman untuk anak-anak bermain," ucap Muhammad.

Hal senada juga diakui  Ahmad  (25), warga eks Pasar Ikan yang menghuni Rusun Blok B lantai 4 no 7. Selama dua Minggu tinggal di rusun, dirinya yang tinggal bersama mertua sudah mulai betah.

"Mungkin karena sudah tinggal di sana lama jadi butuh penyesuaian. Mudah-mudahan sih betah," ujarnya.

Staf UPRS I Rusun Kapuk Muara, Urdi mengaku sejumlah kepala keluarga manusia perahu, sudah mulai masuk ke unitnya sejak pekan lalu. Dari data sementara yang dimiliki, ada sebanyak 10 KK yang sudah menempati unit.

"Berdasar data, warga eks Pasar Ikan paska pembongkaran yang sempat tinggal di perahu sudah sebanyak 10 KK yang menempati unit relokasi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Masterplan Penataan Kawasan Wisata Bahari Mengacu ‎RDTR-PZ

Penataan Kawasan Wisata Bahari Sesuai ‎RDTR-PZ‎

Selasa, 26 April 2016 11103

Buruh Tolak Rusun Dari DKI

DKI Tawarkan Rusun untuk Buruh

Senin, 25 April 2016 12272

DKI Siapkan Rusun untuk Nelayan

DKI Siapkan 2 Rusun untuk Nelayan

Senin, 25 April 2016 8993

BERITA POPULER
Gubernur halal bihalal itb otoy

Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

Minggu, 19 April 2026 4302

Launching Color Of Jakarta otoy

Rano Paparkan Potensi Ekraf Videografi dan Fotografi di Launching COJ

Jumat, 17 April 2026 1713

IMG 20260421 WA0063

Pansus Perparkiran Bahas Optimalisasi Pendapatan Sektor Parkir

Selasa, 21 April 2026 916

Paskah Pemprov DKI Jakarta 2 bilal

Pemprov DKI Rayakan Paskah Bersama di Kota Tua

Sabtu, 18 April 2026 1336

IMG 20260416 WA0100

KI DKI Apresiasi Peran Komdigi-ISKI Kawal Implementasi PP 17/2025

Kamis, 16 April 2026 1648

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks