Izin Pertokoan Kolong Jembatan Asemka akan Ditinjau

Kamis, 21 April 2016 Reporter: Folmer Editor: Budhi Firmansyah Surapati 9802

Izin Pertokoan di Kolong Jembatan Layang Asemka Mesti Ditinjau Kembali

(Foto: Folmer)

Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di Kolong Jembatan Layang Pasar Pagi Asemka, Roa Malaka, disinyalir dibekingi oleh Koperasi Pertokoan di kawasan tersebut. Karena itu, pihak Kecamatan Tambora berencana merekomendasikan peninjauan kembali perizinan toko-toko di kawasan tersebut.

Jadi, pedagang yang membuka lapak, itu sebenarnya karyawan dari pemilik toko. Sehingga perlu dilakukan peninjauan kembali dari izin pertokoaan di di bawah Jalan Layang Pasar Pagi Asemka

Camat Tambora, Djaharudin mengatakan, sebagian kolong jembatan yang dimanfaatkan parkir dan PKL, selama ini memicu kesemrawutan kawasan tersebut. Untuk menata, pihaknya juga sudah berulang kali melakukan penertiban di kawasan tersebut. Namun setelah tidak dijaga petugas, PKL kerap kembali.

Djaharudin mengakui, hingga saat ini pihaknya tidak bisa membersihkan kawasan tersebut dari PKL secara permanen. Ia mengakui keterbatasan petugas untuk melakukan pengawasan  menjadi salah satu penyebab.

"Kami tidak bisa menfloting terus petugas di situ petugas. Masih ada wilayah lain yang juga harus diawasi," ungkapnya, Kamis (21/4). 

Diungkapkan Djaharudin, PKL kolong jembatan merupakan anggota koperasi yang dibentuk oleh pengelola pertokoaan yang mengantongi izin dari pemerintah. Tidak hanya diwadahi, Ia memperkirakan barang dagangan para PKL juga dipasok para pengelola toko. 

"Jadi, pedagang yang membuka lapak, itu sebenarnya karyawan dari pemilik toko. Sehingga perlu dilakukan peninjauan kembali dari izin pertokoaan di di bawah Jalan Layang Pasar Pagi Asemka," tegasnya. 

Selanjutnya, Djaharudin juga mengusulkan agar parkir kendaraan bermotor di badan jalan sepanjang kolong Jalan Layang Pasar Pagi Asemka dipindah ke gedung parkir di Asemka Center yang jaraknya tidak begitu jauh. 

"Saya juga sudah meminta Lurah Roa Malaka agar mengingatkan terus pengurus RT maupun RW di sana untuk tidak mengelola parkir dan PKL di sana. Kalau terbukti, dipecat saja," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemkot Jakbar Dinilai Gagal Tata PKL Asemka

Kawasan Asemka Masih Dipenuhi PKL

Kamis, 10 Desember 2015 5396

Atasi Kekumuhan, Kecamatan Tambora Segera Tata PKL

PKL di Tambora akan Dibenahi

Sabtu, 05 Desember 2015 5777

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7137

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4828

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2178

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2516

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1136

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks