Jumat, 17 Januari 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Erikyanri Maulana
2081
(Foto: doc)
Tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat turap setinggi 2,5 meter di Jl Lebak Bulus Raya longsor. Longsornya turap saluran penghubung itu juga membuat sebagian aspal Jl Lebak Bulus Raya amblas sekitar 10 meter persegi.
"Longsornya sejak tiga hari lalu saat hujan deras. Tiba-tiba langsung longsor," ujar Rudi (29), pemilik bengkel tambal ban di dekat lokasi longsornya turap, Jumat (17/1).
Dikatakan Rudi, longsornya turap yang alirannya berasal dari Jl Adhyaksa itu sangat membahayakan bukan saja bagi tempat usahanya yang hanya berjarak sekitar dua meter dari dinding turap, tapi juga bagi para pengguna kendaraan yang melintas Jl Lebak Bulus Raya. Terlebih ruas jalan yang menghubungkan Cirendeu dengan Lebak Bulus ini selalu ramai terutama saat jam berangkat maupun pulang kerja. "Karena jalannya ikut amblas makanya diletakkan bambu dan ban bekas sebagai tanda agar pengguna kendaraan bisa menghindarinya. Karena kalau tidak bisa ikut terperosok," katanya.
Menanggapi peristiwa ini, Kasie Sudin Pekerjaan Umum (PU) Cilandak, Robby menuturkan, longsornya turap itu disebabkan tertimbun tanah dan bangunan yang dimiliki pemilik lahan di atas daluran yang bermuara ke Kali Pesanggrahan. Tanah yang tidak stabil akhirnya tak kuat menahan beban bangunan pos satpam di atasnya. "Ada bangunan milik perseorangan di atas saluran itu yang dibangun pos satpam. Lalu terkikis, dan longsor menimpa turap saluran," katanya.
Dikatakan Robby, pihaknya telah menegur langsung pemilik bangunan agar segera membongkar bangunan pos satpam tersebut. Sebab, jika tidak segera dibongkar bisa membahayakan para pekerja yang memperbaiki turap. "Kami mau kerja susah kalau masih ada bangunan, karena takut malah longsor lagi dan tertimpa bangunan," ucapnya.
Rencananya, sambung Robby, jika pembersihan puing dari reruntuhan pos satpam rumah tersebut rampung, pihaknya segera memperbaiki turap yang longsor. "Kalau sudah selesai hari ini, besok disiapkan material dan Minggu bisa dikerjakan perbaikannya," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
25 Ton Sampah Sisa Genangan di Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
Kamis, 26 Maret 2026
1934
Personel Gabungan Kebut Pembersihan Sampah Pascagenangan di Ciracas
Rabu, 25 Maret 2026
1954
Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Selasa, 31 Maret 2026
751
Wagub Nonton Pelangi di Mars Bareng Anak Yatim-Piatu
Jumat, 27 Maret 2026
1289
Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho