Katulampa Siaga II, Jokowi Siapkan Pasokan Logistik

Jumat, 17 Januari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 2149

PINTU-air_katulampa_ilustrasi.jpg

(Foto: doc)

Warga ibu kota diminta untuk waspada. Pasalnya, status Bendung Katulampa siang ini dalam posisi siaga II. Tingginya muka air tersebut dikarenakan hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor sejak dini hari tadi. Diprediksi air akan tiba di Jakarta sekitar 9-12 jam kemudian.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada pukul 11.00 ketinggian Bendung Katulampa mencapai 160 sentimeter atau berada pada posisi siaga II. "Iya betul sudah siaga dua, informasi seperti itu pasti tersebar di masyarakat. Butuh waktu yang lama sampai airnya datang," kata Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta, di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (17/1).

Diakui Jokowi, pihaknya langsung bersiaga dengan adanya informasi tersebut. Sehingga bantuan dan evakuasi warga diharapkan tidak akan terlambat. "Ya kita ngomong apa adanya, ini kan alam. Apapun harus dikelola jangan sampai nanti misalnya evakuasi, informasi, dan logistik terlambat. Itu yang kita kelola dan kita siapkan," ujarnya.

Diakui Jokowi, untuk jangka pendek dirinya harus mengkoordinasikan jajarannya agar warga mendapatkan informasi secara cepat. Sebab, jika harus membangun tanggul maupun normalisasi sungai membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Sementara untuk Waduk Pluit, lanjut Jokowi, masih bisa menampung air kiriman hingga 1,2 juta kubik. Terlebih saat ini pengerukan waduk di Jakarta Utara itu terus dilakukan. Setidaknya ada enam eskavator yang sedang bekerja mengeruk waduk. "Waduk Pluit itu untuk air dari atas yang terutama lewat Ciliwung, Kali Pakin, dan Jembatan Merah. Sekarang itu masih bisalah menampung 1,2 juta kubik," jelasnya.

Sedangkan untuk, wilayah Meruya dan Kembangan memang masih akan tergenang. Karena proses normalisasi Kali Angke dan Kali Pesanggrahan belum rampung. Keduanya dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Diakuinya, untuk melakukan normalisasi bukan hanya masalah teknis tetapi juga non teknis yang harus dikerjakan, seperti relokasi warga yang bermukim di bantaran kali.

Terkait informasi siaga II di Bendung Katulampa, BPBD DKI Jakarta telah meneruskan ke semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta agar mengambil langkah-langkah antisipasi. Semua instansi diminta kesiapsiagaannya dan mendekatkan personel, logistik, peralatan dan lain sebagainya di lokasi rawan banjir.  

Daerah yang diprediksi akan terdampak banjir kiriman akibat meluapnya Kali Ciliwung yakni, Kelurahan Cililitan, Cawang, Bidaracina, Kampung Melayu, Pejaten Timur, Pengadegan, Kebon Baru dan Bukit Duri. Sementara untuk pintu air lainnya yang berada pada posisi siaga 4 di antaranya, Pesanggrahan setinggi 100 cm, Cipinang Hulu 110 cm, Sunter Hulu 65 cm, Pulogadung 535 cm, Manggarai 740 cm, Waduk Pluit -65 cm, Pasar Ikan 205 cm, dan Krukut Hulu 80 cm. Sedangkan yang berada pada posisi siaga III yakni Angke Hulu 195 cm, Depok 230 cm, dan Karet 480 cm.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3581

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1418

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1034

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks