Lahan TPS Liar di Ciracas Diusulkan Jadi Embung

Jumat, 01 April 2016 Reporter: Nurito Editor: Rio Sandiputra 4643

Lahan TPS Liar di Ciracas Diusulkan Jadi Embung

(Foto: Nurito)

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana akan mengusulkan tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Jalan Tanjung RT 08/05 Ciracas dijadikan embung dan taman. Lahan itu sudah dibebaskan oleh Pemprov DKI pada tahun 2015 lalu.

Saya akan mengusulkan ke Pemprov DKI agar lahan yang dijadikan TPS liar dijadikan embung dan taman. Daripada tempat sampah kayak gitu, kotor dan kumuh

"Saya akan mengusulkan ke Pemprov DKI agar lahan yang dijadikan TPS liar dijadikan embung dan taman. Daripada tempat sampah kayak gitu, kotor dan kumuh," kata Bambang, Jumat (1/4).

Menurutnya, lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi itu sudah dibebaskan Pemprov DKI tahun 2015 lalu. Sehingga sangat tepat jika dijadikan embung dan taman.

Apalagi kawasan tersebut kerap tergenang saat musim hujan, akibat Kali Cipinang meluap. Diharapkan jika ada embung maka genangan tidak akan ada lagi.

BERITA TERKAIT
Basuki : Banjir di Pejaten Akibat Tidak Ada Embung Air

Kawasan Pejaten Timur Butuh Lahan Resapan

Sabtu, 05 Maret 2016 5818

Lumpur di Waduk Oasis Dikeruk

Lumpur di Waduk Oasis Mulai Dikeruk

Selasa, 29 Maret 2016 6658

Alami Pendangkalan, Kali Uangan Diperdalam Dua Meter

Sedimen Kali Uangan Dikeruk

Senin, 28 Maret 2016 4601

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 5482

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 837

Imlek glodok jati

Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna

Selasa, 03 Februari 2026 687

IMG 20260203 191714

Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

Selasa, 03 Februari 2026 676

Transjabodetabek blokM rezap

Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Diluncurkan Pekan Depan

Selasa, 03 Februari 2026 593

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks