Produk 3.000 PKL Binaan akan Dipasarkan Online

Jumat, 11 Maret 2016 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Rio Sandiputra 3506

Produk 3.000 PKL Binaan akan Dipasarkan Online

(Foto: doc)

Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta menargetkan 3.000 pedagang kaki lima (PKL) binaan bisa memasarkan produknya secara online.

‎Hingga akhir tahun 2016, kita yakin 3.000 PKL binaan dikerjasamakan dengan aplikasi online

"‎Hingga akhir tahun 2016, kita yakin 3.000 PKL binaan dikerjasamakan dengan aplikasi online," ujar Irwandi, Kepala Dinas KUMKMP DKI Jakarta, Jumat (11/3).

Menurut Irwandi, dengan aplikasi online para PKL dapat menyediakan dan mengantarkan dengan cepat produk yang dipesan oleh warga Ibukota.

"Jadi warga kita ngak usah capek-capek kalau mau beli makanan, cukup pesan lewat aplikasi online saja," ucapnya.

Hingga Maret, lanjut Irwandi, baru dar 438 PKL binaan yang diberdayakan dalam kerjasama aplikasi online tersebut. "Setiap bulan pasti bertambah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pelayanan Transjakarta Semakin Baik

Pelayanan Transjakarta Semakin Baik

Jumat, 11 Maret 2016 7338

Produk Aplikasi Pengelolaan DKI akan Ikut JMW 2016

Produk Aplikasi Pengelolaan DKI akan Ikut JMW 2016

Rabu, 02 Maret 2016 3669

Sistem Pajak Online Cegah Permainan

Sistem Pajak Online Cegah Permainan

Kamis, 03 Maret 2016 5548

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2859

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1256

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1046

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1188

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 579

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks