5.000 Warga Jakarta Mengungsi Akibat Banjir

Senin, 13 Januari 2014 Reporter: Nurito Editor: Agustian Anas 2887

mengungsi_banjir_jatinegara.jpg

(Foto: doc)

Banjir yang melanda ibu kota sejak Minggu (12/1) hingga Senin (13/1) semakin parah. Selain menyebabkan sejumlah ruas jalan tidak bisa dilalui karena tingginya genangan, banjir juga menyebabkan ribuan warga Jakarta mengungsi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mencatat, sedikitnya 5.000 warga mengungsi di 35 titik lokasi pengungsian yang tersebar di Jakarta.

Mereka adalah korban banjir dari 276 RT, 75 RW di 31 kelurahan dan 18 kecamatan yang tersebar di sejumlah wilayah di DKI. Sedangkan jumlah rumah yang terendam banjir hingga Senin pagi ini sudah mencapai 7.367 rumah yang dihuni oleh 24.269 jiwa.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, banjir terparah terdapat di Kelurahan Cawang dan Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati. Kemudian Kelurahan Bidara Cina dan Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara.

Banjir di Kelurahan Cawang merendam lima RW, takni RW 01, 02, 03, 05 dan 08, ketinggian air mencapai empat meter. Akibatnya 3.446 jiwa terpaksa mengungsi sejak tadi malam. Mereka mengungsi Carrefour MT Haryono, Posyandu, Kantor Suara Pembaruan lama di Jl Dewi Sartika, sejumlah masjid dan sekolah dasar.

"Kalau di Kelurahan Kampung Melayu, banjir merendam 1.508 rumah yang dihuni 3.427 jiwa. Petugas gabungan dari BPBD DKI dan instansi terkait terus melakukan evakuasi warga yang masih berada di rumah. BNPB juga telah menurunkan Tim Reaksi Cepat sejak Minggu untuk mendampingi BPBD," ujar Sutopo, melalui siaran pers yang diterima beritajakarta.com, Senin (13/1).

Ia mengimbau warga yang tinggal di bantaran kali untuk tetap waspada akan bencana banjir tersebut. Saat ini, ketinggian permukaan air di Sungai Ciliwung Hulu dan Tengah yaitu di Katulampa dan Depok turun di posisi Siaga 4. Namun di pintu air Manggarai masih berada di posisi Siaga 2 dan di Karet Siaga 1.

Ketinggian pintu air Katulampa saat ini tinggal 60 sentimeter atau siaga 4. Kemudian Depok 180 sentimeter (siaga 4), Manggarai 910 sentimeter (siaga 2), Karet 650 sentimeter (siaga 1) dan pintu air Pesanggrahan 170 sentimeter (siaga 4).

Sedangkan di bagian hulu ketinggian permukaan air di Angke Hulu mencapai 290 sentimeter (siaga 2), Cipinang Hulu 110 sentimeter (siaga 4), Sunter Hulu 160 sentimeter (siaga 3). Kemudian di Pulogadung 450 sentimeter (siaga 4), Pasar Ikan 193 sentimeter (siaga 3) dan Krukut Hulu 170 sentimeter (siaga 3).

Sementara, Camat Jatinegara, Sofian Taher menyebutkan, saat ini jumlah pengungsi banjir di Kampung Pulo dan Bidara Cina sudah mencapai 1.340 jiwa. Mereka mengungsi di sejumlah titik. Di antaranya di GOR Jakarta Timur di Jl Otista sebanyak 200 jiwa. Kemudian di kantor Sudin Kesehatan Jakarta Timur di Jl Matraman Raya 215 jiwa. Di RS Hermina sebanyak 100 jiwa dan masih banyak pengungsi di sejumlah titik lainnya.

"Kami terus lakukan evakuasi warga yang masih bertahan maupun terjebak di dalam rumahnya sejak tadi malam," ujar Sofian Taher.

Sedangkan Kasie Operasi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur, Mulyanto menambahkan, evakuasi menggunakan enam perahu karet masih terus dilakukan. Pihaknya masih terus menyisir setiap sudut gang menggunakan perahu karet dan ban dalam. Sebab diakuinya masih banyak warga bertahan.

"Nantinya kita akan jemput paksa kalau mereka tidak mau dievakuasi. Karena ini sudah sangat membahayakan nyawa warga. Debit air akan terus naik hingga siang nanti," ujar Mulyanto.

Sarifah (53), salah seorang pengungsi di kantor Sudin Kesehatan Jakarta Timur, menyebutkan, sudah mengungsi sejak Minggu (12/1) pukul 20.00 atau tadi malam. Ia bersama anggota keluarga dievakuasi petugas gabungan menggunakan perahu karet.

"Ketinggian air sudah mencapai 4 meter dan di loteng airnya sudah setengah meter. Terpaksa kami mau mengungsi, kalau di loteng tidak terendam sih kami memilih bertahan. Alhamdulillah, petugas sejak tadi malam keliling gang menjemput warga," ujar Sarifah.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9247

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3217

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3636

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1932

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1502

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks