DKI-Kemenkominfo Luncurkan SMS Peringatan Dini

Kamis, 11 Februari 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Rio Sandiputra 5693

 DKI-Kominfo Luncurkan SMS Peringatan Dini

(Foto: Yopie Oscar)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama dengan Kementerian Komunikasi Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan short message service (SMS) peringatan dini bencana di Ibukota. Peluncuran ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara kedua instansi.

Dengan adanya layanan ini, warga bisa lebih menyiapkan diri saat terjadi bencana

Layanan ini ditujukan bagi warga yang berada di daerah rawan banjir. Khususnya bagi wilayah yang dialiri oleh 13 sungai, seperti Ciliwung, Krukut, Angke, Pesanggrahan, Sunter, dan Cipinang.

"Dengan adanya layanan ini, warga bisa lebih menyiapkan diri saat terjadi bencana," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (11/2).

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Denni Wahyu mengatakan, pihaknya akan mengirimkan konten peringatan dini kepada Kemenkominfo. "Konten dari kami. Kemudian dikirim ke Kemenkominfo nanti baru dikirim ke masyarakat," ujarnya.

Cara kerjanya yakni saat terpantau tinggi muka air (TMA) menunjukan ketinggian tertentu maka akan langsung diinformasikan kepada masyarakat. Agar masyarakat memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri.

Contohnya jika ketinggian air di Bendung Katulampa meningkat, maka 6-9 jam kemudian maka air akan sampai di beberapa wilayah yang berada di bantaran Sungai Ciliwung.

Nantinya hanya masyarakat yang berada di kawasan yang akan terdampak yang mendapatkan SMS tersebut. Hal itu untuk menghindarkan kepanikan di masyarakat.

Menteri Kominfo, Rudiantara mengatakan, saat ini baru ada empat operator selular yang bekerjasama, yakni Indosat Ooredoo, XL Axiata, 3, dan Telkomsel. "Jadi nanti yang terima SMS hanya warga yang berada di dekat BTS tepi sungai," ucapnya.

Menurut Rudi dengan adanya layanan ini diharapkan warga dapat bersiapsiaga menghadapi banjir, mengurangi kerugian, dan korban yang mungkin terjadi.

Pada kesempatan itu, sekaligus dilakukan ujicoba penyampaian peringatan dini melalui SMS tersebut. Sebagai percontohan dilakukan percobaan di Kelurahan Kampung Melayu dengan teleconference.

SMS yang dikirim yakni "Uji coba peringatan dini banjir untuk warga Jakarta. Hasil kerjasama Menkominfo-Gubernur DKI, didukung oleh Operator Telekomunikasi Call Centre BPBD 021-164".

BERITA TERKAIT
Potensi Hujan Masih Berlangsung Hingga Sore

Potensi Hujan Masih Berlangsung Hingga Sore

Selasa, 09 Februari 2016 5728

Peringatan Dini Banjir Rawajati Cukup Andalkan Ponsel

Lurah Rawajati Manfaatkan Smartphone Pantau Genangan

Senin, 01 Februari 2016 7181

 BPBD Pasang Delapan Alat Peringatan Dini Banjir

BPBD Pasang Delapan Alat Peringatan Dini Banjir

Senin, 23 November 2015 5601

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7112

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4803

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1886

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2472

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1016

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks