Biaya Pembangunan Jalan Layang Semanggi Rp 540 Miliar

Sabtu, 06 Februari 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Rio Sandiputra 9881

 Pembangunan Jalan Layang Semanggi Capai Rp 540 Miliar

(Foto: Ilustrasi)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyerahkan pembangunan jalan layang Semanggi kepada swasta, sebagai kompensasi karena telah menaikan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) gedungnya. Diperkirakan anggaran untuk pembangunan mencapai Rp 540 miliar.

Kalau kompensasi dalam bentuk uang sekitar Rp 570 miliar. Sementara hitungan RAB (Rencana Anggaran Biaya) kan sekitar Rp 540 miliar untuk pembangunan jalan layang Semanggi

Kepala Dinas Bina Marga DKI, Yusmada Faizal mengatakan, pembangunan diserahkan kepada Mori Company. Perusahaan asal Jepang tersebut menaikan KLB dari tujuh menjadi 14. Sebagai kompensasinya maka diharuskan membayar hingga Rp 570 miliar.

Namun Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, memilih agar kewajiban diganti dengan pembangunan jalan layang Semanggi tersebut. 

"Kalau kompensasi dalam bentuk uang sekitar Rp 570 miliar. Sementara hitungan RAB (Rencana Anggaran Biaya) kan sekitar Rp 540 miliar untuk pembangunan jalan layang Semanggi," kata Yusmada, Sabtu (6/2). 

Yusmada menambahkan, setelah pembangunan selesai pihaknya akan meminta tim appraisal untuk menaksir harga jalan layang yang telah dibangun. Sementara kekurangan biayanya akan diminta untuk pembangunan fasilitas umum lainnya. 

"Kalau pembangunan selesai kami akan minta appraisal untuk menaksir harganya. Nanti kekurangannya akan kami minta dia untuk bangun fasilitas lain," ucapnya. 

Ditargetkan pada Februari mendatang bisa dilakukan tandatangan kontrak. Rencananya pencanangan atau groundbreaking akan dilakukan pada April mendatang. 

"Februari sudah teken kontrak. Perdalam detail desain kira-kira dua bulan. Pencanangan pertama itu April. Lebih cepat lebih bagus," ujar Yusmada.   

Menurut Yusmada, semua proses lelang, teken kontrak, dan pembangunan dilakukan oleh perusahaan asal Jepang tersebut. Pihaknya hanya melakukan pendampingan selama pembangunan berlangsung. Ditargetkan pembangunan akan rampung pada pertengahan 2017 mendatang. Pekerjaan membutuhkan waktu sekitar 14 bulan. 

"Ini pakai design and built. Sekarang lagi proses lelang fisik," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Perusahaan Jepang Akan Bangun Jalan Layang Semanggi

Jalan Layang Semanggi Dibangun Tanpa APBD

Selasa, 26 Januari 2016 10779

Flyover Kuningan Efektif Kurangi Macet

Flyover Kuningan Efektif Kurangi Macet

Senin, 04 Januari 2016 9985

Lubang di Jalur Hijau Jl Gatot Subroto Membahayakan

Lubang di Jalur Hijau Jl Gatot Subroto Membahayakan

Selasa, 06 Oktober 2015 4487

BERITA POPULER
Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1559

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 1033

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1044

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1501

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1498

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks