39 Bangunan Liar di Lahan LRT Bakal Dibongkar

Kamis, 28 Januari 2016 Reporter: Nurito Editor: Budhi Firmansyah Surapati 5841

Terkena Proyek LRT, 39 Bangunan Liar Dibongkar

(Foto: Ilustrasi)

Sebanyak 39 bangunan liar di Jl Bungur RT 08/06, Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, dibongkar paksa petugas, Kamis (28/1). Pembongkaran dilakukan karena lahan akan digunakan untuk proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT). 

Kita sudah sosialisasikan agar mereka membongkar sendiri dan ternyata tidak dibongkar juga

Camat Ciracas, Rommy Sidartha mengatakan, pembongkaran bangunan liar ini dilakukan kerja sama dengan PT Jasa Marga selaku pemilik lahan. Nantinya lahan yang selama ini dijadikan tempat usaha tersebut akan dibangun tiang pancang LRT. 

“Kita sudah sosialisasikan agar mereka membongkar sendiri dan ternyata tidak dibongkar juga. Makanya hari ini kita bongkar seluruhnya,” ujarnya, Kamis (28/1).

Pembongkaran dilakukan oleh 15 petugas Satpol PP dan satu unit alat berat. Tidak ada ganti rugi maupun relokasi bagi mereka. Sebab selama ini mereka sudah menempati lahan pemerintah secara ilegal.

BERITA TERKAIT
Basuki Pastikan LRT Ground Breaking Juni Mendatang

Groundbreaking Proyek LRT Dilakukan Juli

Selasa, 19 Januari 2016 6374

108 Gubuk Liar di Sepanjang Rel Kereta Api di Tertibkan

Penertiban Pinggir Rel Senen Bongkar 108 Gubuk

Rabu, 27 Januari 2016 7041

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5538

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1489

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1465

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1396

Rano Karno Buka Discover Betawi Art & Culture di Hotel Borobudur 3

Rano Resmi Buka Discover Betawi Art and Culture 2026

Jumat, 19 Juni 2026 410

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks