DKI Bangun Sarana Olahraga di Kawasan Kumuh

Senin, 26 Mei 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 8704

Kalau ada pihak yang punya lahan di kawasan padat dan mau dijual, akan kita beli, mau kita bangun se

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun sarana olahraga di perkampungan kumuh. Selain sebagai ajang sosialisasi dan interaksi, keberadaan sarana olahraga ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas dan kekerasan yang kerap terjadi.

Kalau ada pihak yang punya lahan di kawasan padat dan mau dijual, akan kita beli, mau kita bangun sebagai area terbuka. Terutama di kampung kumuh, agar masyarakat bisa berinteraksi

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI Jakarta, Ratiyono mengatakan program ini merupakan ide Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Namun lantaran keterbatasan lahan yang ada di ibu kota, pihaknya akan membeli lahan milik swasta atau perorangan. Hingga saat ini, kata Ratiyono, baru ada satu lahan seluas 2.000 meter persegi di kawasan Sunter Mas, Jakarta Utara yang siap dibeli.

"Kalau ada pihak yang punya lahan di kawasan padat dan mau dijual, akan kita beli, mau kita bangun sebagai area terbuka. Terutama di kampung kumuh, agar masyarakat bisa berinteraksi," kata Ratiyono, di Balaikota DKI Jakarta Senin (26/5).

Namun, Ratiyono tidak menjelaskan secara detail berapa besar anggaran yang akan dialokasikan untuk pembangunan sarana olahraga tersebut. "Pada APBD penetapan belum diusulkan, karena kan harus survei lapangan dulu. Tapi yang di Sunter Mas, Jakarta Utara sudah siap dibeli lahan seluas 2.000 meter persegi. Di sana ada kolam renang yang sudah tidak terpakai juga, kita akan hancurkan saja untuk menjadi lahan terbuka," ujarnya.

Nantinya, sarana olahraga di kawasan tersebut akan dijadikan percontohan untuk kawasan lainnya. Pihaknya akan terus mencari lahan di lokasi lain untuk pembuatan sarana olahraga serupa. "Di situ akan ada beberapa sarana olahraga seperti, lapangan voli, lapangan basket, dan lapangan bulu tangkis. Kalau lahannya cukup luas akan ditambah sarana lainnya," kata Ratiyono.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menginstruksikan Disorda DKI membeli lahan sebanyak-banyaknya untuk membangun lapangan voli, basket, bulu tangkis, di setiap RW maupun Kelurahan. ‎kawasan yang menjadi prioritas adalah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

"Saya yakin, bakat anak-anak kampung bisa tersalurkan di lapangan itu. Karena kalau olahraga di GOR, mesti bayar sewa, mereka jadi minder. Nantinya, kesehatan masyarakat juga akan meningkat," kata Basuki.

BERITA TERKAIT
taman anak anak

Pengadaan Taman Bermain Anak di Jakbar Terhambat

Jumat, 23 Mei 2014 8545

efek yang terjadi adalah, kemacetan semakin menjadi-jadi, hal ini dapat dilihat diseluruh lokasi di

Halaman GOR Johar Baru Jadi Lokasi Parkir Liar

Selasa, 20 Mei 2014 6599

Bahkan, personel keamanan dari TNI, Polri, dan petugas Satpol PP akan dikerahkan menjaga lahan terse

Lahan Taman BMW Akan Dipagari Beton

Senin, 19 Mei 2014 9357

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9234

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3202

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3625

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1920

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1485

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks