Basuki Minta Pemilik Fiber Optic Tak Egois

Senin, 18 Januari 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Nani Suherni 3772

Basuki Minta Pemilik Fiber Optic Tak Egois

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku mengalami kendala menambah closed circuit television (CCTV). Salah satunya yakni pemilik jaringan fiber optic kurang kooperatif. Meskipun demikian, pihaknya terus menambah CCTV.

yang punya fiber optic musti bijaksana juga gitu loh, jangan egois

"Ini masalah fiber optic, ini yang punya fiber optic musti bijaksana juga gitu loh, jangan egois," tegas Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/1).

Basuki mengatakan pemilik fiber optic tidak mengizinkan, pihaknya memasang CCTV dijaringannya. Namun mereka juga enggan menambah CCTV sendiri. Padahal lanjut, Basuki, pemasangan CCTV merupakan kepentingan bersama.

"CCTV ini memang sedang diperbaiki. Tapi CCTV dia enggak punya jaringan fiber optic, yang punya jaringan enggak ngasih, dia juga nggak mau pasang CCTV," katanya.

Basuki menargetkan pada Juni mendatang dapat memasang sebanyak 4.000 CCTV. Sehingga diharapkan semua tindak kejahatan di Ibukota bisa terekam dengan baik.

BERITA TERKAIT
Kantor PTSP Cipayung Akan Dipasangi Dua CCTV

Basuki: Kami Diminta Perbanyak CCTV

Kamis, 14 Januari 2016 6849

Basuki Minta Tahun Depan 4.000 CCTV Terpasang

Basuki Minta Tahun Depan 4.000 CCTV Terpasang

Senin, 07 Desember 2015 7204

BERITA POPULER
MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 2760

Satpol pp dki jakarta 1

190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

Jumat, 26 Juni 2026 733

Parkir jakarta 2

Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

Kamis, 25 Juni 2026 791

1000387441

84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

Kamis, 25 Juni 2026 682

IMG 20260626 WA0084

75 Peserta Ikuti Bimtek Pelatihan Barista Parekraf Jakbar

Jumat, 26 Juni 2026 477

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks