Basuki Persilahkan Perusahaan Lokal Bersihkan Tugu di Jakarta

Selasa, 20 Mei 2014 Reporter: Folmer Editor: Lopi Kasim 4443

(Foto: Yopie Oscar)

Setelah sukses membersihkan Monumen Nasional (Monas), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, mengajak perusahaan lokal lain untuk turut serta membersihkan sejumlah monumen penting lainnya di ibu kota. Namun, diharapkan kerjasama pembersihan tersebut Pemprov DKI Jakarta tidak mengeluarkan biaya.

Profesionalnya ditunjukkan bukan hanya dari profesional panjat tebing, tetapi apakah mereka pernah mengerjakan monumen nasional dunia? Itu saja. Saya tidak mau ambil risiko kalau cuma ngaku-ngaku. Kalau cuma manjat, banyak yang bisa

"Silakan saja (dibersihkan), yang penting gratis," ucap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Selasa (20/5).

Diakui Basuki, Pemprov DKI sempat menawarkan kepada perusahaan swasta lain untuk turut serta membersihkan monumen-monumen di Jakarta, setelah pembersihan Monumen Nasional (Monas) diberikan pada tim Karcher. Namun, tidak ada perusahaan yang merespon tawaran tersebut.

"Bagi swasta yang lain jangan ribut lagi. Jangan karena orang sudah bersihkan, baru bilang mau," ungkapnya.

Sekadar diketahui, Asosiasi Rope Access Indonesia (ARAI) dan Asosiasi Pengusaha Klining Servis Indonesia (Apklindo) memprotes Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama yang menilainya tidak memihak perusahaan lokal dalam kegiatan pembersihan Monas.

Padahal, sejak 2010, mereka sudah berkeinginan membersihkan Tugu Monas, tetapi belum dapat respons dari Pemprov DKI Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, Basuki menjelaskan, Pemprov DKI telah membuat sejumlah persyaratan bagi pihak yang berminat untuk membersihkan Monas. Sejumlah syarat yang diminta diantaranya profesionalitas serta tidak memungut bayaran untuk kerja sama pembersihan monumen.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menambahkan, perusahaan asing, Karcher dinilai profesional karena telah berpengalaman membersihkan sejumlah bangunan terkenal di berbagai belahan dunia.

"Profesionalnya ditunjukkan bukan hanya dari profesional panjat tebing, tetapi apakah mereka pernah mengerjakan monumen nasional dunia? Itu saja. Saya tidak mau ambil risiko kalau cuma ngaku-ngaku. Kalau cuma manjat, banyak yang bisa," jelasnya.

Basuki meminta, agar polemik seputar proyek pembersihan Monas tidak diperpanjang. "Masih banyak monumen yang perlu dibersihkan. Monumen Dirgantara Pancoran, Tugu Selamat Datang, kok tidak ada yang ribut mau bersihkan, sih," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sampaj Monas

Pengunjung Monas Diajak Bersihkan Sampah

Kamis, 15 Mei 2014 6554

pembersihan_monas_wahyu.jpg

Perusahaan Jerman Bersihkan Tugu Monas

Rabu, 02 April 2014 4483

Monas Dibersihkan

Tugu Monas Akan Dibersihkan Setiap 10 Tahun

Kamis, 15 Mei 2014 6909

Tugu Monas beritajakarta dok

Senin, Puncak Monas Dibuka Lagi

Minggu, 18 Mei 2014 4296

Monas Dibersihkan

Banyak Bagian Tugu Monas Sulit Dibersihkan

Kamis, 08 Mei 2014 8415

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2968

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1375

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 529

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1294

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1103

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks