Rabu, 02 April 2014
Reporter: Folmer
Editor: Agustian Anas
4564
(Foto: doc)
Tugu Monumen Nasional (Monas) kini terlihat kotor dan kusam. Sebab, monumen kebanggaan warga Jakarta yang dibangun sejak tahun 1961 itu terakhir kali dibersihkan pada tahun 1992. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta berencana membersihkan Tugu Monas pada 5-18 Mei mendatang dengan melibatkan perusahaan asal Jerman, Kaercher.
"Jadi, Monas dibangun pada 1961 dan dibersihankan tahun 1992. Ini sudah 22 tahun tidak dibersihkan. Kita ingin promosi Monas dan Kaercher ingin promosi produk," kata Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta, saat acara penandatanganan peresmian kegiatan "Kaercher Cleans Monas", di Balaikota, Rabu (2/4).
Menurut Basuki, kegiatan pembersihan Tugu Monas baru bisa direalisasikan karena Pemprov DKI selama ini belum mendapat partner yang tepat. Pemprov DKI memilih Kaercher karena perusahaan tersebut sudah memiliki pengalaman untuk membersihkan sejumlah monumen di berbagai belahan dunia.
“Mereka (Kaercher) ini mau promosi produk, kita juga pengen promosi Monas. Nah yang bisa memanjat (monas) sebenarnya banyak, tapi yang bisa membersihkan itu tidak banyak. Kita juga memperhatikan pengalaman mereka sudah pernah bersihkan di mana saja,” tutur mantan Bupati Belitung Timur.
Menurutnya, Monas adalah lambang kebanggaan bangsa Indonesia yang harus diperlakukan khusus. "Kami tidak mau menguji coba pembersihan Monas kepada perusahaan yang tidak memiliki pengalaman karena Monas itu milik nasional. Makanya pembersihan Monas tidak bisa dilakukan dengan sembarangan," ungkapnya.
Sementara General Manager Kaercher Indonesia, Roland Staehler mengungkapkan, pihaknya sudah berpengalaman membersihkan berbagai monumen terkenal di belahan dunia.
“Hingga saat ini, Kaercher tercatat sudah membersihkan lebh dari 80 monumen dan bangunan bersejarah di banyak negara, antara lain Basilika St. Petrus, Italia; Gunung Rushmore, AS; dan London Eye, Inggris,” ungkapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu
Jumat, 30 Oktober 2026
7036
Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global
Sabtu, 31 Oktober 2026
4654
Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap
Jumat, 30 Oktober 2026
2172
Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang
Selasa, 27 Oktober 2026
2203
Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan