DKI Periksa Jajanan Loksem Blok S

Senin, 28 Desember 2015 Reporter: Andry Editor: Widodo Bogiarto 6313

 Dinas KUMKMP DKI Periksa Jajanan Pedagang di Loksem Blok S

(Foto: Andry)

Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta terus mengintensifkan pengawasan produk olahan dan jajanan berbahaya pedagang kaki lima (PKL). Salah satunya di  Lokasi Sementara (Loksem) Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Totalnya ada 52 pedagang Loksem Blok S yang kita periksa‎ hari ini

"Totalnya ada 52 pedagang Loksem Blok S yang kita periksa‎ hari ini," kata Irwandi, Kepala Dinas KUMKMP DKI, Senin (28/12).

Irwandi mengatakan, dalam pemeriksaan hari ini pihaknya menggandeng Balai Pengawas Obat dan Maka‎nan (BPOM) DKI, yang mengerahkan satu unit armada mobil laboratorium keliling. Bersama dengan itu juga dilakukan penempelan stiker berisi pangan aman dan bermutu di masing-masing gerobak pedagang di lokasi.

"Kita langsung ambil sampel dan melakukan pengujian di laboratorium keliling milik BPOM‎. Setelah itu, gerobak pedagang kita tempelkan stiker sebagai jaminan bahwa jajanan di sini aman dikonsumsi masyarakat," terang Irwandi.

Irwandi mengungkapkan, dari total 52 pedagang di Loksem Blok S, pihaknya melakukan pengambilan 12 sampel makanan dan minuman yang terdiri dari bakso, siomay, mie ayam, soto ayam, tahu dan es podeng.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di mobil laboratorium keliling BPOM, 12 sampel makanan yang diuji tersebut, negatif mengandung bahan berbahaya.

‎"Hasilnya negatif. Pada waktu pengawasan bulan November, ada tiga jenis makanan di lokasi ini yang positif mengandung bahan berbahaya yaitu kreupuk gendar, tahu dan cendol mutiara es podeng," ungkap Irwandi.

Irwandi menambahkan, selain pedagang di Loksem Blok S, ‎pihaknya juga memeriksa jajanan PKL di Loksem Kuningan, Lenggang Jakarta Monas,  Pecenongan, Cibubur, Balai Pustaka, kawasan Kota Tua, Kelapa Gading serta Taman Pluit di Jakarta Utara.

"Ke depannya kami akan pasang papan informasi yang menunjukkan bila lokasi sudah kami awasi dan tetapkan aman dari bahan berbahaya," tandas Irwandi.

BERITA TERKAIT
 Dinas KUMKMP-BPOM Periksa Jajanan PKL Lenggang Jakarta

Jajanan di Lenggang Jakarta Ditemukan Mengandung Bahan Berbahaya

Minggu, 20 Desember 2015 7143

3 SD di DKI Aman dari Makanan Berbahaya

3 SD di DKI Aman dari Makanan Berbahaya

Rabu, 23 Desember 2015 4426

BPOM-Dinas KUMKMP ‎Evaluasi Gerakan Keamanan Pangan

BPOM & Dinas KUMKMP ‎Evaluasi Gerakan Keamanan Pangan

Selasa, 08 Desember 2015 6091

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7128

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4816

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1958

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2493

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1054

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks