Sopir & Pemilik Metromini Demo Kantor Sudinhubtrans

Jumat, 18 Desember 2015 Reporter: Folmer Editor: Widodo Bogiarto 6799

Puluhan Sopir Angkot Tidak Laik Jalan Demo ke Kantor Sudinhubtrans Jakbar

(Foto: Folmer)

Puluhan pemilik dan sopir bus sedang tidak laik jalan berunjuk rasa di Pool Rawa Buaya yang juga Kantor Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Jakarta Barat, Jumat (18/12).

Kewenangan kapan angkutan yang dikandangkan di sini dapat dilepaskan, kami menunggu petunjuk pimpinan

Kedatangan pendemo sekitar pukul 14.00, untuk meminta petugas Sudinhubtrans Jakarta Barat, melepaskan armada Metromini, Kopami dan Kopaja dari tempat pengandangan.

Sebelumnya, puluhan sopir juga menggelar aksi menurunkan penumpang di ruas Jalan Daan Mogot atau persisnya di perempatan Cengkareng. Aksi tersebut berakhir sekitar pukul. 11.00.

Usai salat Jumat, puluhan sopir kemudian berdemo ke Kantor Sudinhubtrans Jakarta Barat dengan pengawalan ketat aparat kepolisian yang telah bersiaga sejak pagi hari.

Setiba di lokasi, perwakilan dari pengurus trayek dari ketiga armada bus sedang ini menggelar pertemuan bersama Kepala Sudinhubtrans Jakarta Barat, Tiodor Sianturi, didampingi Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Heri Ompusunggu.

"Kami punya anak istri dan sebentar lagi hari raya. Kenapa mobil dikandangkan petugas saat menggelar razia, padahal dua hari sebelumnya sudah lulus Kir di Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB). Kalau memang sudah tidak laik jalan, seharusnya mobil tidak lulus uji Kir," tegas Vince, pengurus Kopaja B 95 jurusan Kalideres - Slipi.

Sementara Tiodor mengungkapkan, seluruh aspirasi sopir telah dicatat dan akan disampaikan ke Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakata.

"Kewenangan kapan angkutan yang dikandangkan di sini dapat dilepaskan, kami menunggu petunjuk pimpinan. Aturan soal batasan tahun angkutan umum laik jalan sudah jelas diatur di dalam peraturan," ungkap Tiodor.

Sedangkan Heri Ompusunggu meminta sopir tidak bertindak melawan hukum dalam penyampaian aspirasi. Serta meminta sopir menunggu keputusan dari Dishubtrans DKI Jakarta.

"Jangan memaksakan kehendak. Ingat, peristiwa tabrakan Metromini di perlintasan kereta api di Tambora. Masyarakat Jakarta saat ini menghendaki adanya perubahan dalam pelayanan transportasi di Ibukota. Jika anda melakukan tindakan anarkis ke Sudinhubtrans, tapi akan mengambil tindakan hukum," tegas Heri.

BERITA TERKAIT
Tak Laik Jalan, 10 Metromini di Jaksel Dikandangkan

Tak Laik Jalan, 10 Metromini di Jaksel Dikandangkan

Jumat, 18 Desember 2015 8587

Jaring Angkutan Umum Bobrok, Jakbar Terapkan Sistem Berlapis

Jaring Angkutan Umum Bobrok, Jakbar Terapkan Sistem Berlapis

Kamis, 17 Desember 2015 5748

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7137

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4828

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2188

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2516

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1137

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks