Pencairan Dana KJP Diduga Dilindungi Satpam Pasar

Rabu, 16 Desember 2015 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Widodo Bogiarto 68394

Pencairan Dana KJP Diduga Dilindungi Satpam Pasar

(Foto: Ilustrasi)

Maraknya pedagang yang bisa memberikan kemudahan pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, diduga akibat ketidaktegasan petugas keamanan atau satpam pasar tersebut.

Kita evaluasi bahkan kita pecat kalau tidak dapat menindak tegas pedagang yang cairkan KJP ke depannya

"Kita akan panggil petugas kita. Kita evaluasi bahkan kita pecat kalau tidak dapat menindak tegas pedagang yang cairkan KJP ke depannya," tegas Pence Harahap, Manajer PD Pasar Jaya Wilayah Jakarta Utara, Rabu (16/12).

Penegasan tersebut diungkapkan Pence usai melakukan penggerebekan sebuah kios di lantai dasar Blok ‎A Pasar Koja Baru yang diketahui dapat mencairkan dana KJP.

Selain itu, untuk memperkuat pengawasan, Pence akan bersurat ke Polsek Metro Koja. Dalam surat yang akan dilayangkannya, dia meminta satu orang polisi ikut mengawasi Pasar Koja Baru.

BERITA TERKAIT
Kios Nakal Cairkan KJP Di Pasar Koja Baru Digrebek

Kios yang Cairkan Dana KJP di Pasar Koja Baru Digerebek

Rabu, 16 Desember 2015 81351

Di Pasar Koja Baru Ada Toko Yang Dapat Mencairkan KJP

Sejumlah Toko di Pasar Koja Baru Cairkan Dana KJP

Rabu, 16 Desember 2015 14109

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2863

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1257

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1050

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1190

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 583

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks