Cegah MERS, DKI Kerahkan Petugas Kesehatan di Bandara

Rabu, 14 Mei 2014 Reporter: Hendi Kusuma Editor: Widodo Bogiarto 6623

virusmers bantenposnew istimewa

(Foto: doc)

Untuk menangkal virus Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) asal Arab Saudi masuk ke Jakarta, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengerahkan petugas kesehatan untuk melakukan pengawasan di Bandara Soekarno-Hatta. Pasalnya, setiap bulan, rata-rata 20 ribu warga DKI menunaikan ibadah umrah ke Arab Saudi. 

Gejala-gejala virus MERS antara lain demam, batuk, bersin, sesak napas, sakit dada, lemah, gagal ginjal, dan diare. Kalau memang ada indikasi nantinya akan dirujuk ketiga rumah sakit

Virus MERS memang akhir-akhir menjadi ancaman serius bagi jamaah yang melaksanakan ibadah haji atau umrah ke tanah suci. Tercatat sudah ratusan orang wafat di seluruh dunia akibat keganasan virus tersebut. Di Jakarta sendiri, Dinkes DKI menemukan 11 jamaah pulang umrah yang suspect virus MERS ketika menjalani proses scan di Bandara Soekarno-Hatta. Tapi setelah diperiksa, hasilnya negatif.

"Setiap bulan ada sekitar 20.000 jamaah asal DKI yang berangkat umrah. Hal ini jelas membuat Jakarta menjadi potensi terhadap penyebaran virus MERS," kata Staf Seksi Wabah dan Surveilans Dinkes DKI, Sahruna, Rabu (14/5).

Sahruna menjelaskan, petugas kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta bertugas mengawasi para jamaah yang baru pulang umrah. Selain itu, mereka juga akan dicek melalui pemindai suhu tubuh. Apabila ada gejala virus MERS, jamaah akan diperiksa secara manual.

"Gejala-gejala virus MERS antara lain demam, batuk, bersin, sesak napas, sakit dada, lemah, gagal ginjal, dan diare. Kalau memang ada indikasi nantinya akan dirujuk ketiga rumah sakit," ujar Sahruna. Ketiga rumah sakit itu adalah, RSCM di Jakarta Pusat, RSUP Persahabatan di Jakarta Timur, dan RS Sulianti Saroso di Jakarta Utara.

Sementara itu, Kasie Pengendali Masalah Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Irma Rianti menambahkan, selain mempatkan petugas di bandara, Dinkes DKI gencar melakukan sosialisasi tentang virus MERS di masing-masing wilayah.

"Sosialisasi ini terus kita lakukan melalui biro-biro perjalanan haji dan umrah, rumah sakit dan puskesmas. Tujuannya agar para jamaah dapat selalu berhati-hati selama berada di tanah suci," kata Irma.

BERITA TERKAIT
Jamaah Umroh

Jamaah Umrah DKI Tak Takutkan Virus MERS

Sabtu, 10 Mei 2014 5141

Pulang Umrah, 11 Warga DKI Suspect Virus MERS

Pulang Umrah, 11 Warga DKI Suspect Virus MERS

Jumat, 09 Mei 2014 4583

sekolah jis rio selatan

13 Petugas Kebersihan JIS Positif Herpes

Kamis, 08 Mei 2014 3415

bpmpkb_adi.jpg

BPMPKB DKI Harus Aktif Cegah Penyebaran HIV

Rabu, 26 Maret 2014 5456

stop_hiv_aids.jpg

2 Warga Kalijodo Terjangkit HIV

Sabtu, 22 Maret 2014 11531

BERITA POPULER
Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis, Jadi 211 RW

Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis

Rabu, 06 Mei 2026 1111

Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 973

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 909

Pajak Kendaraan listrik jati

Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih

Selasa, 05 Mei 2026 702

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1256

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks