Cegah MERS, DKI Kerahkan Petugas Kesehatan di Bandara

Rabu, 14 Mei 2014 Reporter: Hendi Kusuma Editor: Widodo Bogiarto 6664

virusmers bantenposnew istimewa

(Foto: doc)

Untuk menangkal virus Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) asal Arab Saudi masuk ke Jakarta, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengerahkan petugas kesehatan untuk melakukan pengawasan di Bandara Soekarno-Hatta. Pasalnya, setiap bulan, rata-rata 20 ribu warga DKI menunaikan ibadah umrah ke Arab Saudi. 

Gejala-gejala virus MERS antara lain demam, batuk, bersin, sesak napas, sakit dada, lemah, gagal ginjal, dan diare. Kalau memang ada indikasi nantinya akan dirujuk ketiga rumah sakit

Virus MERS memang akhir-akhir menjadi ancaman serius bagi jamaah yang melaksanakan ibadah haji atau umrah ke tanah suci. Tercatat sudah ratusan orang wafat di seluruh dunia akibat keganasan virus tersebut. Di Jakarta sendiri, Dinkes DKI menemukan 11 jamaah pulang umrah yang suspect virus MERS ketika menjalani proses scan di Bandara Soekarno-Hatta. Tapi setelah diperiksa, hasilnya negatif.

"Setiap bulan ada sekitar 20.000 jamaah asal DKI yang berangkat umrah. Hal ini jelas membuat Jakarta menjadi potensi terhadap penyebaran virus MERS," kata Staf Seksi Wabah dan Surveilans Dinkes DKI, Sahruna, Rabu (14/5).

Sahruna menjelaskan, petugas kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta bertugas mengawasi para jamaah yang baru pulang umrah. Selain itu, mereka juga akan dicek melalui pemindai suhu tubuh. Apabila ada gejala virus MERS, jamaah akan diperiksa secara manual.

"Gejala-gejala virus MERS antara lain demam, batuk, bersin, sesak napas, sakit dada, lemah, gagal ginjal, dan diare. Kalau memang ada indikasi nantinya akan dirujuk ketiga rumah sakit," ujar Sahruna. Ketiga rumah sakit itu adalah, RSCM di Jakarta Pusat, RSUP Persahabatan di Jakarta Timur, dan RS Sulianti Saroso di Jakarta Utara.

Sementara itu, Kasie Pengendali Masalah Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Irma Rianti menambahkan, selain mempatkan petugas di bandara, Dinkes DKI gencar melakukan sosialisasi tentang virus MERS di masing-masing wilayah.

"Sosialisasi ini terus kita lakukan melalui biro-biro perjalanan haji dan umrah, rumah sakit dan puskesmas. Tujuannya agar para jamaah dapat selalu berhati-hati selama berada di tanah suci," kata Irma.

BERITA TERKAIT
Jamaah Umroh

Jamaah Umrah DKI Tak Takutkan Virus MERS

Sabtu, 10 Mei 2014 5190

Pulang Umrah, 11 Warga DKI Suspect Virus MERS

Pulang Umrah, 11 Warga DKI Suspect Virus MERS

Jumat, 09 Mei 2014 4629

sekolah jis rio selatan

13 Petugas Kebersihan JIS Positif Herpes

Kamis, 08 Mei 2014 3494

bpmpkb_adi.jpg

BPMPKB DKI Harus Aktif Cegah Penyebaran HIV

Rabu, 26 Maret 2014 5515

stop_hiv_aids.jpg

2 Warga Kalijodo Terjangkit HIV

Sabtu, 22 Maret 2014 11589

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 7007

600 Substrat Karang Dilepas di Perairan Pulau Pari anita

2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

Selasa, 23 Juni 2026 410

Gub upacara hut 499 jakarta rezap

Menuju Usia Lima Abad, Pramono Minta Masyarakat Jaga Optimisme untuk Jakarta

Senin, 22 Juni 2026 522

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Akmal Malik rezap

HUT ke-499 Jakarta, Kemendagri Apresiasi Stabilitas Ekonomi dan Harmoni Sosial

Senin, 22 Juni 2026 498

Gubernur pramono haul habaib otoy

Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

Jumat, 19 Juni 2026 739

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks