Lalin Dialihkan, Jl Otista III Macet Parah

Senin, 12 Mei 2014 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 5662

 Sehingga mereka banyak terjebak di dalam jalan alternatif yang ada di kawasan tersebut.

(Foto: Nurito)

Proyek pengerjaan sodetan Kali Ciliwung di Jl Otista III, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur menimbulkan kemacetan parah. Terlebih, banyak pengendara yang melintas tidak mengetahui adanya pengalihan lalu lintas. Akibatnya, kendaraan banyak yang terjebak di jalan tersebut.

Banyak kendaraan terjebak di Jl Otista III, sehingga memicu terjadinya kemacetan lalu lintas. Padahal sudah ada rambu larangan dan ada petugas yang mengatur lalu lintas untuk mengarahkan pengendara

Pantauan di lapangan, kemacetan juga terjadi hingga Jl DI Panjaitan, tepatnya di perempatan Kalimalang. Umumnya kendaraan jenis sepeda motor mencoba menerobos Jl Otista III, walaupun di setiap ujung jalan tersebut telah dipasangi rambu peringatan dan larangan melintas.

Tak hanya itu, kendaraan dari arah Kampung Melayu yang melalui Jl Otista Raya, banyak terjebak di Jl Otista III dan terpaksa memutar arah, untuk mencari jalan alternatif di kawasan tersebut. Selain itu, kondisi tersebut diperparah dengan banyaknya kendaraan milik warga yang sengaja diparkir di pinggir jalan. Kondisi itu membuat jalan menjadi sempit dan sulit dilintasi kendaraan.

“Banyak kendaraan terjebak di Jl Otista III, sehingga memicu terjadinya kemacetan lalu lintas. Padahal sudah ada rambu larangan dan ada petugas yang mengatur lalu lintas untuk mengarahkan pengendara,” ujar Ade (25), warga RT 05/04, Senin (12/5).

Lurah Cipinang Cempedak, Ali Mansyur Siregar, mengatakan, pihaknya sudah memberikan surat edaran dua kali pada warga, yakni pada Rabu (7/5) dan Jumat (9/5). Surat berisi soal larangan parkir di pinggir jalan alternatif yang akan dilintasi kendaraan umum. Namun warga sepertinya tak menghiraukan himbauan tersebut.

“Alasannya mereka bingung mau parkir dimana lagi, ya terpaksa di pinggir jalan. Karena ada yang punya garasi tapi kendaraannya lebih dari satu. Ada juga tak punya garasi, sehingga kendaraan diparkir di pinggir jalan,” ujar Ali Mansyur Siregar.

Sebagai solusinya, kata Ali, pihaknya akan memanfaatkan badan Jl Otista III yang ditutup untuk parkir kendaraan milik warga. Itupun hanya terbatas dan khusus bagi kendaraan warga yang parkir di jalan alternatif. Hal ini untuk mengurangi kemacetan lalin di jalan jalan alternatif di kawasan tersebut.

Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Benhard Hutajulu, mengatakan, pihaknya sudah memprediksi kemacetan tersebut. Apalagi, pada hari pertama masuk kerja, banyak yang belum mengetahui adanya pengalihan lalin. Bahkan, kemungkinan kemacetan ini akan terjadi pada hari kedua dan ketiga, karena pengendara masih banyak yang belum tahu. Walau sebenarnya sosialisasi akan penutupan jalan sudah dilakukan jauh sebelumnya.

“Upaya kita adalah, dengan menambah kekuatan personil di lapangan. Kalau sekarang ada sekitar 10 anggota, kemungkinan akan ditambah menjadi 15 atau 20, untuk mengatur arus lalu lintas,” ujar Benhard.

BERITA TERKAIT
Proyek Sodetan Ciliwung ke KBT, Sabtu Jl Otista 3 Dialihkan

Ada Pengerjaan Sodetan, Lalin Jl Otista III Dialihkan

Kamis, 08 Mei 2014 3884

Kebakaran Gedung PFN Jakarta Timur

Gedung PFN di Jl Otista Raya Terbakar

Jumat, 11 April 2014 10940

dishub_marah_2.jpg

Razia Parkir Liar di Jl Otista Ricuh

Senin, 10 Maret 2014 3706

Urai Kemacetan, Sudinhub Jaktim Bentuk Tim Buser

Urai Kemacetan, Sudinhub Jaktim Bentuk Tim Buser

Jumat, 09 Mei 2014 5430

sodetan_kbt_dokbj.jpg

Sodetan Kali Ciliwung Rampung Tahun Depan

Jumat, 09 Mei 2014 5112

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7037

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4658

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2183

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2204

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1748

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks