Anggaran Pembelian Bus Transjakarta Naik Tiga Kali Lipat

Jumat, 09 Mei 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 5273

armada_trans_baru_bayu.jpg

(Foto: doc)

Anggaran untuk pembelian bus Transjakarta tahun ini jumlahnya cukup fantastis yakni mencapai Rp 3,2 triliun. Jumlah tersebut naik tiga kali lipat dibanding tahun lalu yang hanya sebesar Rp 1 triliun.

Anggaran pembelian bus Transjakarta Rp 3,2 triliun. Dapatnya berapa nanti kan tergantung harganya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad Akbar mengatakan, anggaran yang disetujui oleh DPRD DKI untuk pembelian bus Transjakarta dan bus sedang yang akan difungsikan sebagai Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) tahun ini mencapai Rp 3,2 triliun. Anggaran tersebut akan digunakan dengan sebaik-baiknya. Terlebih, tahun ini pembelian bus tidak lagi melalui sistem lelang, melainkan menggunakan e-catalog.

Kendati demikian, kata Akbar, dirinya belum bisa memastikan berapa jumlah bus yang dapat dibeli. Pasalnya, harga satuan bus dikeluarkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP). Selain itu, pihaknya juga belum mengetahui merek bus apa yang akan dibeli. "Anggaran pembelian bus Transjakarta Rp 3,2 triliun. Dapatnya berapa nanti kan tergantung harganya. Harganya mengacu daftar harga e-catalog dari LKPP," kata Akbar, Jumat (9/5).

Dia mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo tidak pernah memberikan target kepadanya untuk pembelian bus. Namun, Jokowi menegaskan, pada tahun ini bus Transjakarta harus bertambah. "Diminta segera ada penambahan tahun ini," ungkap Akbar.

Salah satu merek yang berminat untuk masuk dalam e-catalog adalah Scania asal Swedia. Bahkan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama, telah mencoba bus gandeng Scania pada Kamis (8/5) kemarin, dengan rute Monas-Bundaran Hotel Indonesia-Monas. Basuki pun sempat memuji bus yang dicobanya tersebut lantaran nyaman ditumpangi.

Seperti diketahui, pada 2013 anggaran untuk pembelian bus Transjakarta diajukan sebesar Rp 1,2 triliun. Tetapi DPRD DKI Jakarta memangkas anggaran tersebut menjadi hanya Rp 1 triliun. Tahun lalu, pengadaan bus menggunaan bus buatan Tiongkok merek Ankai dengan menggunakan sistem lelang.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3306

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 645

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1406

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1019

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks