Anggaran Pembelian Bus Transjakarta Naik Tiga Kali Lipat

Jumat, 09 Mei 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 5380

armada_trans_baru_bayu.jpg

(Foto: doc)

Anggaran untuk pembelian bus Transjakarta tahun ini jumlahnya cukup fantastis yakni mencapai Rp 3,2 triliun. Jumlah tersebut naik tiga kali lipat dibanding tahun lalu yang hanya sebesar Rp 1 triliun.

Anggaran pembelian bus Transjakarta Rp 3,2 triliun. Dapatnya berapa nanti kan tergantung harganya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad Akbar mengatakan, anggaran yang disetujui oleh DPRD DKI untuk pembelian bus Transjakarta dan bus sedang yang akan difungsikan sebagai Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) tahun ini mencapai Rp 3,2 triliun. Anggaran tersebut akan digunakan dengan sebaik-baiknya. Terlebih, tahun ini pembelian bus tidak lagi melalui sistem lelang, melainkan menggunakan e-catalog.

Kendati demikian, kata Akbar, dirinya belum bisa memastikan berapa jumlah bus yang dapat dibeli. Pasalnya, harga satuan bus dikeluarkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP). Selain itu, pihaknya juga belum mengetahui merek bus apa yang akan dibeli. "Anggaran pembelian bus Transjakarta Rp 3,2 triliun. Dapatnya berapa nanti kan tergantung harganya. Harganya mengacu daftar harga e-catalog dari LKPP," kata Akbar, Jumat (9/5).

Dia mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo tidak pernah memberikan target kepadanya untuk pembelian bus. Namun, Jokowi menegaskan, pada tahun ini bus Transjakarta harus bertambah. "Diminta segera ada penambahan tahun ini," ungkap Akbar.

Salah satu merek yang berminat untuk masuk dalam e-catalog adalah Scania asal Swedia. Bahkan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama, telah mencoba bus gandeng Scania pada Kamis (8/5) kemarin, dengan rute Monas-Bundaran Hotel Indonesia-Monas. Basuki pun sempat memuji bus yang dicobanya tersebut lantaran nyaman ditumpangi.

Seperti diketahui, pada 2013 anggaran untuk pembelian bus Transjakarta diajukan sebesar Rp 1,2 triliun. Tetapi DPRD DKI Jakarta memangkas anggaran tersebut menjadi hanya Rp 1 triliun. Tahun lalu, pengadaan bus menggunaan bus buatan Tiongkok merek Ankai dengan menggunakan sistem lelang.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis, Jadi 211 RW

Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis

Rabu, 06 Mei 2026 1107

Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 972

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 908

Pajak Kendaraan listrik jati

Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih

Selasa, 05 Mei 2026 702

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1256

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks