Polisi Minta Rekayasa Lalin di Flyover Karet Dievaluasi

Selasa, 13 Oktober 2015 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Budhy Tristanto 5445

Polisi Minta Rekayasa Lalin di Flyover Karet Dievaluasi

(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)

Polsek Metro Tanah Abang meminta uji coba rekayasa lalu lintas di flyover Karet, dievaluasi kembali. Pasalnya pengguna jalan harus memutar cukup jauh sehingga waktu tempuh kendaraan menjadi lebih lama daripada biasanya.

‎

Karena ini hanya membuat kemacetan jalan berpindah menjadi beberapa titik

Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Suyanto mengatakan, sudah menyampaikan ke Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat, agar jalan tersebut dapat dinormalkan seperti semula.

Suyanto menyebutkan, akibat rekayasa lalu lintas tersebut, terjadi kepadatan kendaraan dari arah Jalan Casablanca menuju flyover Karet.

"Imbasnya banyak kendaraan dari Jalan Mas Mansyur belok kiri ke Jalan RM. Margono Djojohadikusumo dan memutar balik di depan Hotel Shangrila. Kemacetan panjang berpindah ke sana," ujar Suyanto, Selasa (13/10).

Menurut Suyanto, rekayasa lalu lintas ini juga menyulitkan anak sekolah karena jarak tempuh bertambah dan keadaan jalan juga cukup macet. Petugas sendiri menurutnya sudah beberapa kali diprotes pengguna jalan yang biasanya bisa langsung belok kanan ke Jalan Penjernihan.

"Kita harapannya dari tingkat kota agar dikembalikan sajalah seperti semula, karena ini hanya membuat kemacetan jalan berpindah menjadi beberapa titik. ‎Kita juga sudah terima surat keberatan dari angkutan 03 karena memang jarak bertambah dan lebih macet," terang Suyanto.

Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat, Budi Situmorang mengatakan, uji coba rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan untuk mengecek tingkat kepadatan lalu lintas dibandingkan dengan kondisi normal sebelumnya.

Menurut dia, jika memang uji coba lalu lintas tersebut kepadatannya lebih dari biasa maka akan dievaluasi kembali.

"Kalau menurut perencanaan sejauh ini akan kita ujicobakan selama sebulan, akan tetapi kita terus lakukan evaluasi dari situ nanti akan ada kesimpulan," tandas Budi. 

BERITA TERKAIT
Hari Pertama Rekayasa, Lalin di Jl KH Mas Mansyur Macet

Sosialisasi Rekayasa Lalin Jl KH Mas Mansyur Belum Optimal

Rabu, 30 September 2015 6169

Pekan Depan, Rekayasa Lalin di Tanah Abang Diberlakukan

Pekan Depan, Rekayasa Lalin di Tanah Abang Diberlakukan

Jumat, 25 September 2015 7308

Akses Keluar U-turn Pasar Rebo Dipasangi MCB

Akses Keluar Putaran Pasar Rebo Dipasang MCB

Rabu, 23 September 2015 8254

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7136

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4827

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2149

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2509

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1132

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks