Indikasi Penularan Antraks Pada Manusia Negatif

Jumat, 02 Oktober 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Rio Sandiputra 6864

Indikasi Penularan Antraks Pada Manusia Negatif

(Foto: Ilustrasi)

Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPKP) DKI Jakarta memastikan penularan antraks kepada manusia di Jakarta Selatan negatif. Namun pihaknya masih menunggu hasil laboratorium sampel sapi yang mati secara mendadak.

Kita belum bisa pastikan antraks atau bukan. Tapi yang pasti penularan kepada manusia negatif

Kepala Bidang Peternakan DKPKP DKI Jakarta, Sri Hartati mengatakan, saat ini belum bisa dipastikan apakah sapi yang mati mendadak di Pela Mampang karena penyakit antraks atau bukan. Namun dipastikan tidak ada penularan kepada manusia.

"Kita belum bisa pastikan antraks atau bukan. Tapi yang pasti penularan kepada manusia negatif," ujar Sri, Jumat (2/10).

Sri mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan DKI langsung memantau kondisi warga di sekitar lokasi. Sapi yang mati langsung dikubur. "Mati mendadak itu bukan hanya karena antraks. Makanya kita harus periksa lebih lanjut," katanya.

Bahkan, lanjut Sri, gejala sapi yang mati mendadak di Pela Mampang tidak bisa dipastikan karena antraks. Meski sebelum mati, mulut sapi mengeluarkan busa. "Mulut mengeluarkan buih itu bisa karena beberapa faktor. Tapi saya tegaskan lagi ini belum tentu antraks," ucapnya.

Sementara itu untuk di Kecamatan Jagakarsa dipastikan negatif baik untuk sapi maupun manusia. Karena sapi langsung dibawa kembali ke daerah asalnya. "Jadi yang di Pela Mampang saja yang ada hewannya. Sementara di Jagakarsa sudah aman semuanya," tandasnya.

Seperti diketahui, pada Idul Adha lalu ada sapi yang mati mendadak di Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan. Untuk sementara penyebab kematian terindikasi karena antraks. Karena saat kematian menyerupai gejala dari penyakit antraks. Sampel sapi yang mati mendadak pun telah dikirim ke laboratorium Subang, Jawa Barat.

BERITA TERKAIT
Sampel Sapi Antraks Selesai Dua Pekan

Sampel Sapi Antraks Selesai Dua Pekan

Kamis, 01 Oktober 2015 2370

Dinkes Pantau Warga di Lokasi Penemuan Sapi Terindikasi Antraks

Warga di Lokasi Penemuan Sapi Terindikasi Antraks Dipantau

Kamis, 01 Oktober 2015 2637

Ada Sapi Terindikasi Antraks, Basuki Dorong Pemotongan Hewan di RPH

Ditemukan Sapi Terindikasi Antraks, Basuki Minta Pemotongan di RPH

Kamis, 01 Oktober 2015 2047

DKI Temukan Hewan Kurban Terindikasi Antraks

Dua Sapi Kurban Ditemukan Terindikasi Antraks

Kamis, 01 Oktober 2015 4232

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5599

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1517

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1469

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1408

Gubernur pramono haul habaib otoy

Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

Jumat, 19 Juni 2026 410

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks