Perbaikan Jembatan Pasar Kaget Bendungan Melayu di Jalan Raya Plumpang, Kelurahan Rawabadak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, yang baru dua minggu dikerjakan menimbulkan kemacetan parah di akses Jalan Raya Yos Sudarso dan Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara. Pasalnya, selain karena lokasi pengerjaan dekat dengan pasar, material untuk perbaikan jembatan berupa 15 paku beton juga diletakkan di lokasi sehingga menimbulkan kemacetan parah hingga sepanjang 5 kilometer.
Kondisi ini cukup merepotkan warga. Sebab, warga yang ingin berbelanja ke pasar kaget harus berhadapan dengan macet setiap harinya.
Qari (33) tukang ojek motor yang biasa mangkal di samping jembatan mengatakan, kemacetan kerap terjadi di lokasi tersebut. Terlebih, kendaraan yang melintasi jalan itu merupakan jenis kendaraan berat, seperti truk dan kontainer. "Apalagi kalau hari Rabu, Kamis dan Jumat, itu macet sekali," ujarnnya, Kamis (20/3).
Petugas Polsek Koja, Mujahidin mengaku, kewalahan mengurai kemacetan di Jalan Raya Plumpang. Biasanya kemacetan sangat parah di waktu orang pergi dan pulang kerja. "Macetnya tidak terelakkan," jelasnya.
Terkait hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PU DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, pembangunan Jembatan Pasar Kaget Bendungan Melayu merupakan pekerjaan Dinas PU DKI Jakarta.
"Kita akan koordinasi untuk pengerjaan jembatan tersebut," ucapnya.
Sementara, Camat Koja, Rahmat Effendi mengaku, pihak sudin tidak melakukan koordinasi dengan kecamatan terkait peletakan 15 paku beton di Jl Raya Plumpang. "Tidak ada koordinasi dengan kami," kilah Rahmat.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
881
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
802
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1163
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga