Komite Musik DKJ Gelar IEMF 2026

Sabtu, 07 November 2026 Reporter: Folmer Editor: Andry 183

Komite Musik DKJ Gelar IEMF 2026

(Foto: Folmer)

Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) bekerja sama dengan Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (UP PKJ TIM) kembali menggelar International Ethnic Music Festival (IEMF) 2026 pada tanggal 6 hingga 10 November mendatang. 

IEMF 2026 yang dihelat di kawasan TIM mengusung tema, "Tradisi Bunyi: Ritus, Tubuh, Ingatan" menyajikan pertunjukan musik tradisi, instalasi bunyi, diskusi publik dan masterclass workshop. 

"Musik tradisional tidak bisa terlepas dari konteks kehidupan masyarakat,"

Ketua Komite Musik DKJ, Taufik Adam mengatakan, IEMF 2026 mempertemukan praktisi musik tradisi dari nusantara, Filipina, hingga Korea Selatan untuk mengeksplorasi musik tradisi sebagai sistem pengetahuan, nilai dan praktik sosial masyarakat pemiliknya.

Festival diadakan bertujuan untuk membuka wawasan masyarakat luas seputar posisi penting musik tradisional dalam konteks kebudayaan. 

"Musik tradisional tidak bisa terlepas dari konteks kehidupan masyarakat. Di dalam sebuah upacara, musik selalu bersinggungan dengan tari, gerak, doa, mantra, hingga elemen ekosistem lainnya," ujar Taufik Adam, Jumat (6/11). 

Ia mengungkapkan, IEMF yang telah diselenggarakan sejak tahun 2019 secara konsisten memperhatikan ekosistem musik tradisi di nusantara. Dan pada tahun 2026 fokus dikembangkan melalui presentasi musik dalam konteks kebudayaan dengan tetap menghormati etika, batas kesakralan, dan otoritas masyarakat pemilik tradisi.

"Pertemuan ini memperluas pemahaman mengenai keberagaman praktik musikal sekaligus membuka pertukaran pengetahuan dan pendekatan kreatif dalam pengembangan musik," ungkapmya. 

Ia menjelaskan, Komite Musik DKJ berharap penyelenggaraan IEMF 2026 membawa musik tradisional terus berada di tempat dan kedudukannya yang luhur di tengah masyarakat modern.

Kepala Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta (UP PKJ) Taman Ismail Marzuki, Harry Sanjaya menambahkan, IEMF 2026 juga membuka ruang dialog lintas wilayah dan negara melalui keterlibatan kelompok musik tradisi dari berbagai daerah di Indonesia serta Filipina, dan musisi tradisi dari Korea Selatan. 

Pertemuan ini diharapkan memperluas pemahaman seputat keberagaman praktik musikal sekaligus membuka kemungkinan pertukaran pengetahuan dan pendekatan kreatif dalam pengembangan musik.

"IEMF 2026 menunjukkan bahwa musik tradisi tidak hanya perlu dilestarikan, tetapi juga terus diberi ruang untuk berkembang, berdialog, dan bertemu dengan generasi baru. Serta Taman Ismail Marzuki juga menjadi ruang hidup bagi keberagaman ekspresi budaya Jakarta," tambahnya. 

Sekadar diketahui rangkaian IEMF 2026 yang berlangsung pada tanggal 6 hingga 10 November diisi pameran Instalasi Bunyi dan Etnografi, Masterclass Workshop dan pertunjukan musik tradisi yang digelar di Theater kecil TIM. 

BERITA TERKAIT
UP PKJ TIM   Komite Musik DKJ Gelar PKIna 2026

UP PKJ TIM - Komite Musik DKJ Gelar PKIna 2026

Kamis, 24 September 2026 486

DKJ Gelar Chamber Music Festival 2026 Bertajuk JAKSTRINGS

DKJ Gelar Chamber Music Festival 2026 Bertajuk JAKSTRINGS

Sabtu, 29 Agustus 2026 765

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 36874

6.Akses masuk kawasan wisata Ancol gratis sambut HUT Jakarta

Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Kamis, 05 November 2026 24508

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5335

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3944

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 2745

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks