Ki DKI Evaluasi dan Perkuat E-Monev KIP

Jumat, 06 November 2026 Reporter: Folmer Editor: Andry 153

Ki DKI Evaluasi Perkuat eMonev KIP ist

(Foto: Istimewa)

Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta terus mengevaluasi dan merumuskan penguatan sistem Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) agar semakin berkualitas dan berdampak bagi masyarakat. 

Penguatan ini menjadi fokus kegiatan upgrading yang diikuti seluruh sumber daya manusia (SDM) di lingkungan KI DKI yang dikemas melalui Focus Group Discussion (FGD)

"Penguatan sistem dilakukan secara berkelanjutan,"

Wakil Ketua KI DKI Jakarta, Luqman Hakim Arifin mengatakan, pengembangan sistem e-Monev sangat penting agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi AI dan kebutuhan keterbukaan informasi publik.

"Penguatan sistem dilakukan secara berkelanjutan agar e-Monev tidak hanya menjadi instrumen penilaian yang jmampu mendukung peningkatan kualitas," ujar Luqman seperti dikutip melalui keterangan tertulis, Jumat (6/11). 

Luqman berharap, penyelenggaraan FGD mamou menghasilkan gagasan dan rekomendasi strategis untuk penyempurnaan. 

"Sehingga pelaksanaan e - Monev di masa mendatang semakin efektif dan memberikan manfaat lebih luas," paparnya. 

Sementara itu, narasumber Peneliti Senior Indonesian Center for Environmental Law (ICEL), Henri Subagiyo menegaskan, keberhasilan Monev tidak cukup diukur dari peningkatan jumlah badan publik yang memperoleh predikat Informatif. 

"Hasil penilaian harus mampu menunjukkan sejauh mana keterbukaan informasi membawa dampak nyata bagi masyarakat," tegasnya. 

Ia juga menyoroti keselarasan antara hasil Monev dan Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP). Peningkatan predikat badan publik dicermati bersama kondisi keterbukaan informasi yang tercermin dalam IKIP.

Serta cakupan Monev terhadap 267 kelurahan di Jakarta yang merupakan capaian dari sisi jangkauan. 

"KI DKI Jakarta dengan capaian jumlah badan publik yang informatif, tetapi harus mencari dampak yang lebih luas. Perlu dilihat apakah Monev hanya mengukur kepatuhan dan kenaikan predikat atau benar-benar mendorong perubahan layanan badan publik," paparnya. 

Kualitas informasi, lanjut Heri, pada website badan publik terutama dari aspek akurasi, kemutakhiran, kelengkapan dan hebdaknya mudah dipahami masyarakat 

"Informasi yang disediakan harus mampu membantu masyarakat mengambil keputusan, berpartisipasi, serta mengawasi kebijakan publik," tuturnya. 

Ia juga mengusulkan penyempurnaan instrumen Self Assessment Questionnaire (SAQ), pelaksanaan uji akses serta penerapan Monev tematik yang disesuaikan kebutuhan masyarakat.

"Serta tindaklanjut hasil Monev melalui rekomendasi dan rencana aksi yang terukur, disertai pembagian tanggung jawab pembinaan serta pemantauan pelaksanaan," tandasnya. 

BERITA TERKAIT
Luqman Hakim Arifin ki dki

Kelurahan-Kecamatan se-Jakarta Rampungkan Pengisian SAQ E-Monev KIP

Rabu, 04 November 2026 295

IMG 20260831 WA0122

Kadis Kominfotik DKI Kick Off E-Monev KIP 2026

Senin, 31 Agustus 2026 771

IMG 20260820 WA0091

KI DKI Perkuat Badan Publik Hadapi E-Monev KIP 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 535

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 33235

6.Akses masuk kawasan wisata Ancol gratis sambut HUT Jakarta

Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Kamis, 05 November 2026 12867

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7492

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5150

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3829

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks