Jumat, 06 November 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 313
(Foto: Istimewa)
Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu berhasil merampungkan perbaikan tanggul pemecah gelombang (breakwater) sepanjang 100 meter di perairan sisi timur Pulau Panggang, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
"Sepanjang 100 meter"
Kepala Seksi Pengamanan dan Pengembangan Pesisir Pantai Suku Rinas SDA Kepulauan Seribu, Wahyu Maulana mengatakan, kerusakan tanggul terjadi akibat gelombang laut tinggi pada akhir Oktober. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah kubus masif penyusun tanggul bergeser hingga roboh.
"Perbaikan sepanjang 100 meter ini kami kerjakan secara bertahap sejak 28 Oktober dengan mengerahkan tujuh personel dan rampung kemarin," ujarnya, Jumat (6/11).
Wahyu menjelaskan, perbaikan dilakukan dengan menyusun kembali kubus masif yang roboh. Selanjutnya, kubus tersebut diikat menggunakan tali pengikat khusus untuk memperkuat konstruksi agar lebih kokoh dalam menghadapi hantaman gelombang.
Menurutnya, keberadaan breakwater sangat penting untuk menjaga ketahanan kawasan pesisir sekaligus meredam energi gelombang pasang agar tidak mengikis garis pantai dan mengancam permukiman warga.
" Perbaikan ini bagian dari pemeliharaan infrastruktur pesisir. Kami juga terus menggencarkan penanaman mangrove sebagai upaya memperkuat perlindungan kawasan pesisir secara alami," terangnya.
Sementara itu, Lurah Pulau Panggang, Jamaluddin mengapresiasi kesigapan personel Pasukan Biru Sudin SDA yang bergerak cepat menangani kerusakan tanggul tersebut.
Keberadaan breakwater di sisi timur Pulau Panggang menjadi salah satu infrastruktur penting dalam melindungi permukiman warga dari ancaman abrasi dan limpasan air laut pasang atau rob.
"Respons cepat ini memberi rasa aman bagi masyarakat pesisir, terutama di tengah kondisi angin kencang beberapa hari lalu. Kami juga mengingatkan warga segera melapor jika menemukan kerusakan infrastruktur pengaman pantai," tandasnya.